Bulukumba Perkenalkan Destinasi Wisata Di Pameran TTI Ekspo Balikpapan

oleh

 

MACCANEWS.- Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pariwisata, Kamis (19/4) ikut ambil bagian pada Pameran TTI Ekspo 2018 (Tourism Trade Invesment) yang digelar di Plaza Balikpapan dari tanggal 19 – 22 April 2018, sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Bulukumba.

Sekertaris Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba Drs.HA.Mattampawali A.Sappewali bersama sejumlah stafnya, kepada media ini via ponselnya mengatakan,
Pameran tersebut merupakan kegiatan yang sudah teragenda setiap tahun, dan pada tahun ini, katanya, merupakan tahun ke lima dan berlangsung dari tanggal  19 s/d 22 April 2018 di Plaza Balikpapan Jl. Jend. Sudirman kota Balikpapan.

” Pameran ini berskala nasional dengan sektor andalan bidang promosi Pariwisata, Perdagangan dan Investasi. Pemerintah Kota Balikpapan terus mendorong peningkatan pembangunan pada tiga sektor tersebut dalam rangka pemerataan dan mencipkan iklim investasi di kota Balikpapan khususnya,” jelas Andi Ungko demikian saoaan akrabnya.

Dan masih kata Andi Ungko, pameran ini juga diharapkan menjadi shering terhadap seluruh potensi yang tersebar di pelosok Indonesia. ” Pada kesempatan ini kami dari Bulukumba mempromosikan objek-objek wisata yang baru dikembangkan, mulai destinasi bawah laut hingga destinasi air terjun dan danau di Kahayya. Terkhusus Memperkenalkan Bira Timur dan rancangan pengembangannya kedepan, termasuk pengembangan Pulau Liukang dan Pulau Betang sebagai Surganya Pecinta bawah Laut,” papar Andi Ungko yang juga anggota Komunitas 86 DMA Negeri 1 Bulukumba.

Selain objek Wisata, sambung adik bupati Bulukumba ini, dia juga memperkenalkan Produk industri rumah tangga, berupa kerajinan sarung tenun Bira, Syal, sarung Kajang, Kopi Kahayya, Miniatur Pinisi, Dodol rumput laut, Steak rumput laut, Kue Jipang, Kue merah dan Brosur tentang Potensi Kabupaten Bulukumba.

Dan pada Pameran Ekspo ini, A.Mattampawali juga mengumumkan tentang Pinisi yang sudah diakui dunia, sebagai warisan budaya yang dibuktikan dengan adanya pengakuan dari Unesco.- ( Edy).-