Bupati Andi Sukri, Tegur Guru Sebelum Membuka O2SN

oleh

 

MACCANEWS.- Pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Bulukumba, Jumat (27/4) sore dibuka Bipati AM.Sukri A.Sappewali di lapangan Pemuda Bulukumba, dihadiri Dandim 1411 diwakili Pasi Pers Kapt.Syukri, Kapolres diwakili AKP.H.Syafaruddin, Sekda A.B.Amal, para kepala OPD, Ketua Koni HA.Makkasau Karaeng Lompo bersama pengurus Koni lainnya.

Hanya saja, sebelum membuka O2SN, Bupati Andi Sukri sempat menegur guru yang berlindung dibawah pohon, meskipun berkali kali diminta masuk lapangan upacara oleh panitia, namun sebagian masih tetap berada diluar area lapangan, sehingga Bupati Andi Sukri menegur guru tersebut, bahkan memerintahkan Kadis Pendidikan turun tangan menegur guru yang masih berada diluar area upacara.

Sebelumnya, panitia pelaksana menampilkan kelompok Drumband yang dimainkan ratusan murid SDN 2 Terang terang, disusul defile dari seluruh Kecamatan yang mengikuti O2SN yang berlangsung dari tanggal 27 – 30 April mendatang.

Anwar, panitia pelaksana dihadapan Bupati melaporkan, kegiatan O2SN diikuti pelajar tingkat SD dan SMP se Bulukumba, dimaksudkan sebagai wahana bagi peserta didik untuk mengimplementasikan penguatan pendidikan karakter, melalui pembinaan kegiatan olah raga secara bertahap dan berjenjang, sekaligus merupakan wahana pembelajaran pendidikan jasmani dan olahraga, serta penumbuhan nilai kejujuran, disiplin, sportif, kompetitif, daya juang dan solidaritas.

Anwar juga melaporkan, jumlah atlit yang akan bertanding sebanyak 120 orang untuk tingkat SD/MI, dan 100 orang untuk tingkat SMP/ MT.s didampingi 50 orang pelatih dan official pada enam cabang olah raga ( Cabor) masing masing, untuk SD/MI cabor Atletik Bulutangkis, Karate, Renang, Pencat silat dan Senam.
Sedangkan untuk tingkat SMP/ MT.s memperlombakan 5 cabor yaitu Atletik, Karate, Bulutangkis, Renang dan Pencak silat.

  1. Bupati Andi Sukri mengapresiasi seluruh peserta O2SN, sekaligus berharap agar kegiatan itu berjalan dengan penuh sportifitas baik peserta lomba maupun para juri, dan mengedepankan solidaritas diantara seluruh atlit.- Edy .-