Dinilai Coreng Demokrasi, Rakyat Sebut Legislator Telah Catatkan Sejarah Kelam

oleh

MACCANEWS- Ribuan massa pendukung pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) kembali mendatangi kantor DPRD kota Makassar guna menagih janji Badan Kehormatan (BK). Aksi damai pendukung DIAmi dimulai srkitar pukul 02.00 WITA, Kamis (12/4/2018).

Ribuan massa pendukung DIAmi yang terdiri dari puluhan komunitas datang menuntut BK DPRD kota Makassar menindaki dengan tegas 13 legislator DPRD kota Makassar yang mengkampanyekan pasangan lainnya, yakni Munafri Arifudin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Jendral lapangan aksi pendukung DIAmi, Imran Yusuf dalam orasinya menegaskan hari ini sebanyak 13 legislator kota Makassar memperlihatkan sejarah buruk di Indonesia.

“13 legislator Makassar yang menggunakan fasilitas negara mengkampanyekan Appi-Cicu tidak bertanggung jawab amanah rakyat. Ini mencederai konsitusi negara, yang melukai kepercayaan rakyat. Rakyat Makassar harus tau perlakuan wakil-wakilnya yang merusak amanah, hari ini rakyat Makassar sangat malu di mata Nasional atas perlakuan 13 legislator yang menggunakan fasilitas negara mengkampanyekan pasangan calon walikota,” sebut Imran dalam orasinya.

Sementara sala satu peserta aksi, Akmal menyebutkan 13 legislator Makassar yang menggunakan fasilitas negara mengkampanyekan pasangan calon walikota Makassar adalah politisi yang tidak mapan dalam berpolitik.

“Yang namanya legislator pastilah pelaku politik yang hebat. Tapi 13 legislator Makassar yang sangat baik instan. Tugas legislator yang kami kenal adalah pembuat undang-undang, tapi hari ini mereka mencederai negaranya,” ucapnya. (Wan)