Ini Lima Klub yang Bikin PSSI Dihukum FIFA

oleh

MACCANEWS– Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berkomitmen akan menjalankan sanksi dari FIFA. Badan sepak bola nasional tersebut akan mengeksekusi hukuman dari federasi dunia terhadap sejumlah klub di kompetisi Indonesia musim ini.

Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, menyampaikan kepengurusannya sudah menerima salinan keputusan dari Komisi Disiplin (Komdis) FIFA, pada Kamis (19/4/2018) lalu. Dalam keputusan tersebut, PSSI dikenai denda senilai 30 ribu Swiss Franc (CHR) atau setara dengan Rp 426 juta.

Hukuman denda tersebut lantaran PSSI dinilai membangkang terhadap keputusan Komdis FIFA tentang perintah agar federasi nasional mengurangi nilai klasemen akhir lima tim di kompetisi nasional 2017. “Kami sudah menerima sanksi (FIFA) itu. Dan tetap akan mengeksekusi keputusan Komisi Disiplin FIFA itu,” kata Joko, Kamis (19/4/2018).

Joko menerangkan duduk perkara kasus tersebut. Kata dia, musim Liga 1 dan Liga 2 2017 memang ada enam kasus di lima tim yang bermasalah soal hak dan tanggung jawab terhadap pemainnya. Tim tersebut yakni Madura United dan Persegres Gresik United di Liga 1. Di Liga 2, ada Persiwa Wamena, Persik Kediri, dan Persepam.

Sengketa antara tim dan pemainnya tersebut sampai ke meja Badan Sengketa Internasional (Dispute Resolutioan Chamber-DRC) yang menjadi lembaga pengadil sengketa di bawah kordinasi FIFA. DRC, dalam putusannya pada Juli dan Agustus 2017 memutuskan klub-klub tersebut terbukti tak memenuhi tanggung jawab terhadap pemainnya.

Tanggung jawab tersebut, Joko mencontohkan, seperti penunggakan gaji pemain, bahkan ada klub yang tak membayarkan upah bermain pemainnya. Keputusan DRC tahun lalu itu memerintahkan FIFA agar meminta PSSI menghukum tim-tim tersebut. Salah satu hukumannya, yaitu berupa pengurangan nilai klasemen di akhir kompetisi   resmi terhadap klub-klub bersengketa itu.

Akan tetapi, Joko mengakui, PSSI tak bisa mengeksekusi seluruh hukuman terhadap lima klub tersebut. Sebab kata dia, musim 2017 lalu tim-tim itu berada di dua kompetisi yang menggunakan sistem gelaran berbeda. Kata dia, PSSI hanya baru sanggup mengeksekusi pengurangan nilai klasemen tersebut terhadap dua tim di Liga 1.

Yakni, Madura United dan Persegres Gresik. Dua tim tersebut diterangkan Joko sudah dikurangi nilai klasemen akhirnya di Liga 1 masing-masing sebanyak tiga angka dari hasil seluruh rangkaian hasil tanding. Klub-klub di Liga 2 belum bisa dieksekusi. “Apalagi untuk Persik Kediri yang saat ini main di Liga 3,” terang Joko.

Hanya Joko menerangkan, eksekusi hukuman berupa pengurangan nilai klasemen terhadap klub-klub tersebut, tetap tak menggugurkan kewajiban PSSI membayar denda kepada FIFA. Sebab, kewajiban PSSI menjalankan pengurangan nilai tersebut, seharusnya dilakukan pada tahun lalu. (*)