Pendukung DIAmi: Jangan Ada yang Ganggu Demokrasi di Makassar

oleh

MACCANEWS- Ribuan massa pendukung pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) kembali menggelar aksi damai. Mereka meminta agar pilkada Makassar tidak diganggu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, termasuk meminta para oknum untuk tidak menginterfensi Mahkamah Agung menyelesaikan kasasi KPU kota Makassar.

Para pendukung DIAmi itu meminta agar Pilwali Makassar berjalan sesuai aturan demokrasi yang ada. Mereka juga berharap Pilwali Makassar tidak disusupi kepentingan elite yang ingin memecah belah masyarakat kota Makassar.

Jendral lapangan aksi damai pendukung DIAmi, Awi meminta maaf atas kemacetan yang terjadi di kota Makassar. Menurutnya, aksi itu adalah nurani rakyat yang menginginkan berjalaannya demokrasi yang berjalan sehat di kota Makassar.

“Mohon maaf jika kemacetan terjadi hari ini. Ini karena pasangan lainnya yang mana lawan rakyat seakan memacetkan demokrasi di kota Makassar. Kita akan tunjukkan terus perlawanan karena mereka mencederai rakyat. Pendukung DIAmi bukan pendemo, tapi ini adalah kekuatan nurani rakyat untuk memberi perlawanan kepada mereka yang ingin menodahi demokrasi,” sebut Awi dalam orasinya, Kamis (19/4/2018).

Awi menambahkan jika bersatunya masyarakat kota Makassar memberi dukungan kepada pasangan DIAmi sudah menjadi bukti besar jika keduanya mendaftar sebagai calon perseorangan yang diusung langsung rakyat. Dirinya menyebutkan jika rakyat Makassaar menolak penuh pasangan Munafri Arifudin-Rachmatika Dewi yang dikelilingi para mafia yang ingin merampas hak-hak rakyat.

“Pasangan nomor satu dikelilingi oleh penguasa-penguasas yang mengecam kehidupan masyarakat kota Makassar, pasangan nomor satu dikelilingi para mafia yang ingin menguasai hak-hak rakyat. Kedatangan masyarakat untuk turun aksi damai adalah bukti rakyat Makassaar mempertanggung jawabkan pilihan nuraninya,” jelasnya.

Sekedar diketahui aksi damai pendukung DIAmi itu digelar di fly Over kota Makassar yang dimulai dari pukul, 13.00 WITA.

Sebelumnya pendukun pasangan DIAmi juga menggelar aksi menuntut pertanggung jawaban 13 legislator dari partai pengusung Munafri Arifudin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu ( yang menggunakan fasilitas negara mengampanyekan Appi-Cicu. (*)