Jelang Putusan Sengketa Pilwali, Ketua Hingga Staf Panwaslu Makassar diteror OTK

oleh

MACCANEWS-  Ketua Pantia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kota Makassar, Nursari SH belakangan Ini sering mendapatkan teror, ancaman ini mulai muncul saat pihaknya menggelar sidang sengketa Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar.

Sejak gugatan Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) terhadap Surat Kepuasan (SK) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar nomor 64 tentang pembatalan pencalon, keberadaan internal Panwaslu mulai dimasuki hinga menggunakan cara teror.

Adapun bentuk teror yang diterima oleh Nursari dimulai dari ayam mati, surat kaleng, hinga fitnah dan acamana melalui media sosial (Medsos).

“Mulai dari Ayam mati dan surat ancaman waktu kemarin, dan juga melalui medsos. Kamibsudah serahkan bukti ke Cyber Crime Polri untuk ditindak,” kata Humas Panwaslu Kota Makassar, Moh. Maulana saat ditemui di Kantornya, Jalan Angrek Raya, Rabu (9/5/2018)

Tak hanya itu, menurut Maulana tak hanya pimpinan Panwaslu yang mendapat mkan teror bahkan secara personal satf Panwaslu juga mendapatkan acaman atau teror dari orang tak dikenal (OTK).

“Sejauh ini hanya pimpinan saja, kalau teror secara personal staf juga ada ancaman yang masuk sperti teror melalui sms, teror melalui medsos, dan lain sebagainya,” ungkapnya. (Wan)