Penggiat Literasi Bulukumba Temui Wakil Bupati

oleh

MACCANEWS.- Penggiat literasi Kabupaten Bulukumba, didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah HA.Baso Masyukur, Senin (7/5) menemui Wakil Bupati Tomy Satria di ruang kerjanya, sekaligus melakukan konsulidasi gerakan literasi Bulukumba.

Pertemuan para penggiat literasi dan pengelola Taman Baca Masyarakat (TBM) ini, menghadirkan Nirwan Arsuka, tokoh Jaringan Pustaka Bergerak Indonesia, dan pada kesempatan itu digunakan untuk membahas berbagai hal dalam upaya mendorong kebangkitan literasi di Bulukumba.

Satu persatu penggiat literasi menyampaikan uneg-unegnya dalam mengawal gerakan literasi di Bulukumba, diantaranya dari Rumah Baca Pinisi, Rumah Belajar Bersama, Rumah Pintar Az Zahra Kassi, Youth Hub Bulukumba, dan Ontel Pustaka.

Dihadapan para penggiat literasi, Tomy Satria Yulianto mengatakan, upaya gerakan literasi harus dimulai dan tumbuh dari masyarakat itu sendiri dan tidak perlu menunggu instruksi secara formal dari pemerintah untuk mewujudkan budaya literasi.

Menurutnya, ketika gerakan itu dimulai dari kesadaran masyarakat itu sendiri dalam membaca dan menulis, maka yakin saja budaya itu akan langgeng karena membaca buku itu sudah menjadi kebutuhannya.

Mantan Wakil Ketua DPRD menyebut, jika pendekatan dalam gerakan literasi ini juga perlu dirubah. ” Saat ini warga sudah malas ke perpustakaan daerah, sehingga pola pendekatannya juga perlu jemput bola, selain mendorong tumbuhnya TBM-TBM, penting juga teman-teman penggiat literasi mendatangi ruang-ruang publik atau pusat keramaian, dengan menyajikan berbagai bacaan pustaka.Dengan mendatangi mereka, kita berharap minat membaca buku bagi warga khususnya kalangan generasi muda semakin meningkat,” pesan Tomy.

Merespon pernyataan Wakil Bupati, pengelola Rumah Baca Pinisi, Basmawati menyatakan, dia bersama teman-temannya sudah mengagendakan setiap tanggal 17 bulan berjalan, dia menggelar buka lapak buku di tempat terbuka seperti lapangan Pemuda atau Taman Kota.

“ Setiap tanggal 17 bulan berjalan, kami ibaratkan hari lebarannya penggiat literasi. Selain menyiapkan buku bacaan, kami juga menyiapkan buku mewarnai untuk anak-anak,” ungkap Basmawati.- Edy .-