Pendukung Appi-Cicu Keroyok Pendukung Kolom Kosong di Kantor Kecamatan Panakkukang

oleh

MACCANEWS-  Masyarakat kota Makassar yang tergabung dalam pendukung kolom kosong meminta pihak aparat kepolisian menangkap pelaku pengeroyokan terhadap masyarakat biasa, yang dilakukan oleh pasangan calon walikota Makassar, Munafri Arifudin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Kejadian itu terjadi saat masyarakat pendukung kolom kosong berinisial (AA) ingin menyaksikan rapat pleno perhitungan suara di tingkat kecamatan Panakkukang, kota Makassar, pukul 02.15 Sabtu (30/6/2018) dinihari.

Setelah pengeroyokan itu terjadi, pihak kepolisian tidak langsung mengamankan sejumlah pendukung Appi-Cicu sebagqi pelaku pengereyok.

Pendukung kolom kosong kemudian berdatangan dan langsung mengusir paksa pendukung pasangan Appi-Cicu yang berada disekitar kantor camat Panakkukang, yang terletak dijalan Batua Raya kota Makassar. Selama kurang lebih 15 menit pendukung kolom kosong saling dorong dengan  pendukung pasangan Appi-Cicu berhasil dibubarkan oleh aparat kepolisian.

‘Kami tidak mau ada korban selanjutnya, makanya kami mengusir paksa pendukung Appi-Cicu yang berada disekitar kantor camat Panakkukang. Kedatangan kami hanya ingin meminta kepolisian dengan tegas menangkap para pelaku pengeroyokan itu,” kata pendukung kolom kosong, Kamal ditemui dilokasi kejadian.

Bahkan ditempat itu, para pendukung Appi-Cicu sempat melarang camat Panakkukang untuk masuk dilokasi kantor camat  sebagai tempat dirinya menjalankan tugas, saat pleno perhitungan suara pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Sulsel berlangsung.

“Bahkan camat saja mereka larang untuk masuk ke kantornya. Camat itu wajib setiap saat berada di kantornya dalam memberikan pelayanan ke masyarakat. Sedangkan pelaksanaan pleno perhitungan suara dilaksanakan dihalaman belakang camat, pak Camat hanya ingin masuk ke ruang kerjanya saja,” pungkas Kamal.

Sekedar diketahui, pleno perhitungan suara pemilihan walikota Makassar dikecamatan Panakkukang direncanakan akan digelar hari ini, pukul 10.00 WITA pagi.

Sampai saat ini sejumlah lembaga independen baik di Sulsel maupun di tingkat Nasional dan hasil perhitungan cepat KPU masih memperlihatkan kolom kosong sebagai pemenang di pemilihan walikota Makassar.(*)