Terkait Gugatan DIAmi di MK, Panwaslu Kota Makassar Siap Memberikan Keterangan

oleh
Maulana, SH.

MACCAMEWS-  Panwaslu kota Makassar telah menyatakan siap menghadapi gugatan pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar yang telah didiskualifikasi oleh KPU kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) pada Pilwali Makassar belum lama ini.

Sidang tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada, Jumat (27/7/2018) pekan ini, di gedung Mahkamah Konsitusi (MK), Jakarta.

Humas Panwaslu kota Makassar, Maulana,SH menyebutkan jika pihaknya telah mempersiapkan keterangan, jika MK membutuhkan keterangan dari pihak panwaslu sekarang pelaksanaan pilkada Makassar.

“Kami ini pihak pemberi keterangan, jika MK membutuhkan keterangan kami, maka kami harus siap memberi keterangan sesuai tugas kami sekarang pengawasan,’ kata Maulana, SH, saat dikonfirmasi MACCANEWS.com, Rabu (25/7/2018) dinihari.

Gugatan DIAmi diketahui meminta MK membatalkan keputusan KPU Makassar nomor: 71/P.KWK/HK.03.1-Kpt/7371/KPU Kot/VII/2017 tentang penetapan hasil perhitungan suara dan hasil Pilwalkot Makassar.

DIAmi juga meminta MK membatalkan SK KPU kota Makassar No 64/P.KWK/HK.03.1.Kpt-7371/KPU-kot/IV/2018 tentang penetapan Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu) sebagai Paslon Pilwalkot Makassar.

SK tersebut, dinilai batal demi hukum berdasarkan hasil sidang sengketa di Panwaslu kota Makassar. Poin selanjutnya, DIAmi meminta MK memerintahkan KPU kota Makassar untuk melaksanakan keputusan Panwaslu kota Makassar untuk memasukkan kembali DIAmi sebagai Paslon Pilwalkot Makassar bersama Appi-Cicu.

Terakhir, DIAmi meminta MK memerintahkan agar KPU kota Makassar melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) dengan dua Paslon.