Buka Komperensi Studi Dan Kongres XIV PPGT, Gubernur: Tubuh Saya Boleh Diluar Toraja, Tetapi Pikiran Saya Selalu Ada di Toraja

oleh

MACCANEWS- Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah membuka Komperensi Studi Dan Kongres XIV Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) di Kasimpo kota Makale, Kabupaten Tanah Toraja, Senin (24/9/2018).

Kongres yang diikuti 17 Provinsi se Indonesia, dihadiri Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi, Bupati Tana Toraja, Bupati Toraja Utara, dan sejumlah pejabat kabupaten Tanah Toraja, dan Toraja Utara.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam sambutannya merasa bersyukur dan terhormat kehadirannya ke Tanah Toraja bertatap muka dan bersilaturahmi langsung keluarga PPGT.

“Saya merasa bersyukur dan terhormat sebagai pemimpin baru di Sulsel, bertemu langsung para peserta kongres dan konpensi studio PPGT. Tugas saya adalah mengembalikan nama besar di Toraja, maka saya siap support bupati Toraja, dan Toraja Utara,” kata Nurdin Abdullah.

Nurdin Abdullah juga menegaskan Toraja adalah miniatur atau percontohan uhmat beragama di dunia yang memiliki kekompakan yang saling menjaga satu sama lain.

“Toraja ini milik dunia, Toraja miniatur uhmat beragam di dunia. Diluar Negeri saya bertanya kepada orang-orang pernah ke Sulsel? Orang di luar Negeri bilang ke Toraja,” sebut Nurdin Abdullah.

Dihadapan pejabat Yang Toraja, Toraja Utara, para  peserta kongres PPGT, dan ribuan masyarakat, Nurdin Abdullah juga berkomitmen mendorong percepatan pembangunan di kabupaten Tanah Toraja dan Toraja Utara

“Saya akan dorong percepatan di kabupaten ini, benahi infrastruktur, kita hadirkan daerah yang bebas debu. Kita di Sulsel sebenarnya tidak miskin, cuman Ego sektoral jalan sendiri-sendiri. Pembangunan di Toraja bukan hanya tanggung jawab Bupati, tetapi juga tanggung jawab Gubernur. Saya akan selalu datang ke Toraja, saya akan datang tidak mungkin dengan tangan kosong, dua tahun depan saya akan membawakan banyak perubahan di Toraja. Tubuh saya boleh diluar Toraja, tetapi pikiran saya selalu ada di Toraja untuk berpikir memajukan daerah ini,” tambahnya.

Nurdin Abdullah juga berharap pelaksanaan kompetensi dan Kongres PPGT melahirkan generasi yang membawa kedamaian dan kesejukan ditengah kehidupan bermasyarakat.

“Semoga dengan kongres ini, melahirkan putra dan putri yang menjadi negarawan andalan dimasa akan datang. Tahun politik disaat ini, semoga PPGT sebagai ujung tombak pemersatu, dan perdamaian,” jelasnya.

Sementara Bupati Tanah Toraja, Nicodemus Biringkanae dalam sambutannya meneteskan air matanya sebab, dirinya menyebutkan kehadiran Gubernur Sulsel adalah bukti jika Gubernur adalah pengayom semua agama.

“Saya meneteskan air mata rasa bangga kehadiran bapak Gubernur di hadapan kita sebagai bukti jika bapak Gubernur peduli semua golongan, dan agama. Kongres ini harus kita selesaikan bersama dengan baik sesuai harapan kita bersama. Selamat berkongres para pemuda-pemuda gereja Toraja,” kata Nico.

Ketua umum Kompetensi Studi Dan Kongres XIV PPGT Pendeta, Teri Hendra kepada Gubernur Sulsel siap menitip kader PPGT untuk membantunya dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Sulsel.

“Kami menawarkan kader-kader PPGT kepada bapak Gubernur untuk membantu bapak Gubernur menyukseskan pembangunan di Sulsel,” harapnya.

Usai membuka Konperensi Studi Dan Kongres XIV PPGT Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah   menyaksikan penandatanganan kontrak politik tolak politik uang pada pemilihan umum 2019, yang dikemas dalam ‘Deklarasi Menolak Poltik Uang Dan Politik Identitas Dalam Bentuk Apapun Pada Pemilu 2019’ yang di motori PPGT. (*)