Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Melalui Pap Smear

oleh

MACCANEWS.- Untuk pertama kalinya Prodia, BPJS dan Dharma Wanita Kabupaten Bulukumba bergandengan memberikan pelayanan secara gratis, kepada kurang lebih 150 orang ibu, untuk pemeriksaan deteksi dini atau Pap Smear bekerja sama dengan Klinik Nurul di jalan Matahari Bulukumba.

Dr.Aryani Said, ketua Dharma Wanita Badan Pendapatan Daerah didampingi CEO Klinik Nurul dr.Jusni saat ditemui di klinik Nurul menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Prodia Makassar, BPJS Kesehatan, Dharma Wanita Kabupaten Bulukumba serta Klinik Nurul, untuk memberikan pelayanan deteksi dini penyakit kanker serviks kepada ibu ibu.

Menurut dr.Ani, sapaan akrab isteri Kepala Bapenda, hampir seluruh wanita khususnya yang sudah bersuami atau yang pernah berhubungan badan, beresiko terjangkit virus yang menyebabkan penyakit kanker serviks atau mulut rahim.

Menurutnya, kanker serviks menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai oleh wanita, karena menjadi salah satu kanker penyebab kematian tertinggi pada wanita Indonesia, sama dengan kanker payudara.

Untuk mengetahui apakah wanita terkena kanker serviks, kata dr.Any adalah melakukan deteksi dini dengan cara pap smear.
Hanya saja diakui, tidak semua wanita mau melakukan deteksi dini, apalagi jika mereka belum tahu apa itu Pap Smear.

” Makanya perlu dilakukan sosialisasi di masyarakat dengan melibatkan elemen lain, termasuk Komunitas 86 jika bersedia ikut membantu,” kata dr.Any bersama Dr.Jusni.

Dia menyatakan, pemeriksaan Pap smear perlu dijalani oleh semua wanita, karena semua wanita khususnya yang sudah bersuami rentang kena kanker serviks, tanpa melihat status sosial seseorang, termasuk dokter juga perlu melakukan deteksi dini.

Jadi sambung dr.Aryani, Kanker serviks bisa segera diantisipasi dengan melakukan pap smear, sebelum semuanya terlambat. Dijelaskan, Pap smear adalah uji medis yang dapat memeriksa kondisi sel-sel pada serviks (leher rahim) dan vagina.

” Jadi dari pemeriksaan rutin, perubahan sel-sel yang mungkin bisa berkembang menjadi kanker atau sudah menjadi kanker, bisa terdeteksi, karens tujuan utama Pap smear, untuk mendeteksi sedini mungkin kemungkinan penyakit kanker rahim, sehingga jika ada potensi kanker, bisa segera ditangani,” papar dr.Aryani

Kemudian dia menyarankan, dua hari sebelum menjalani tes, jangan berhubungan intim, jangan mengonsumsi obat-obatan vaginal, jangan gunakan spermisida dan jangan dalam periode menstruasi dan rekomendasi dokter memang menganjurkan pap smear dilakukan hanya untuk wanita yang aktif secara seksual, terutama yang sudah menikah.

Sementara itu Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bulukumba Ny.Irmayanti  AB.Amal sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Ketua DWP unit Bapenda yang telah menfasilitasi kegiatan ini. ” Kami sangat bersyukur apa yang diinisiasi ibu Dr.Aryani dan saya melihat seluruh ketua unit DWP mengikuti kegiatan yang sangat bermanfaat ini,” jelas Ny.Irmayanti AB.Amal  . (Suaedy).-