Dihadapan Kader PSI, NA Ungkapkan Sudah Mengkalkulasikan Kemenangan Sebulan Sebelum Pencoblosan

oleh

MACCANEWS- Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah (NA) mengakui komitmen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang telah sukses mengantarkanya memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel beberapa waktu lalu.

Hal itu dikatakan NA, saat menghadiri pembekalan calon legislatif (caleg) PSI yang diselenggarakan DPW PSI Sulsel, di Hotel Condotel kota Makassar, Sabtu (22/9/2018). NA mengakui mendapatkan dukungan PSI di Pilgub tidak menuai embel-embel.

“Saya mendapat dukungan dukungan dari PSI tanpa embel-embel di Pilgub lalu. Saya membaut heran masyarakat, kami dari kabupaten kecil yang bisa menang. Orang sangat memperhitungkan kami, di Pilgub lalu partai kami diambil pasangan lain, beberapa partai politik yaitu PSI, PDIP, dan PAN yang bertahan bersama kami,” kata NA dalam sambutannya.

Bahkan, NA menceritakan perjuangannya saat melakoni proses politik dalam perhelatan Pilgub Sulsel yang mana, sebulan sebelum pemilihan sudah terlebih dahulu mengkalkulasikan akan memenangkan Pilgub Sulsel

“Orang heran kok kami menang, orang bikin panggung datangkan artis, kalau kita ke pasar. Di Pilgub lalu, dimana-mana orang mau foto Selfi dengan kita, saya sudah kalkulasi sebulan jelang pemilihan, saya bilang kita sudah menang, karena yang selfie-selfie itu jelas pemilih kita,” ungkapnya.

Dihadapan para kader PSI, NA menilai PSI memiliki  visi-misinya yang jelas untuk kemajuan bangsa di masa akan datang.

“Saya yakin PSI ada dihari rakyat, PSI partai baru, tetapi memiliki visi yang nyata kedepan. Saya yakin PSI unggul dari yang lain, karena PSI tidak memiliki beban. Saya berharap PSI menjadi agen perubahan bangsa di masa akan datang. Saya mau PSI adalah partai politik yang menyiapkan pemimpin daerah,” tambahnya.

Melalui PSI, NA menitip putranya, Fathul Fauzi (Uji) untuk bersama PSI untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi mengawal kebijakan pemerintah.

“Majunya anak saya nyaleg DPRD Sulsel bukan karena anak Nurdin Abdullah, tetapi majunya Uji karena memang dia mengambil jurusan politik dan ilmu komunikasi,” jelasnya.

Sementara ketua umum PSI, Grace Natalie Lousia menargetkan PSI mencapai satu fraksi di DPRD Sulsel untuk menemani dan mengawal pemerintahan di Sulsel dibawa kepemimpinan NA.

“Kita harus mengamankan satu fraksi di DPRD Sulsel, tujuannya mengamankan, mengawal baik program bapak Gubernur Sulsel,” ucapnya.

Untuk mewujudkan legislatif yang  bersungguh-sungguh bekerja sebagai penyambung aspirasi rakyat, PSI memberikan langsung kontrak politik bagi calegnya.

“Bukan fakta integritas yang mana itu tidak memiliki kekuatan hukum. Jadi namanya kontrak kinerja legislatif,” urainya.

“Adanya penandatanganan kontrak kinerja calon legislatif PSI, yang itu direvisi langsung oleh mantan ketua Mahkamah Agung, Mahfud MD,” tutupnya. (*)