Hadi Santoso : Sebelum Lunas, Rumah Tidak Boleh Dipindahkan Tangankan

oleh

MACCANEWS.- Program KPR KPR Sejahtera bank BNI bersubsidi, saat ini sudah bisa dinikmati oleh perorangan atau keluarga yang belum pernah memiliki rumah dengan penghasilan pokok maksimal sebesar Rp 4 juta per bulan dan juga berlaku untuk calon user yang berprofesi sebagai karyawan maupun wiraswasta.

Seperti disampaikan Hadi Santoso, Head of Consumer & Retail Banking Kantor Wilayah Makassar, dihadapan puluhan user yang siap melakukan penanda tanganan akad kredit melalui program akad kredit massal yang digelar Bank BNI, disaksikan Pemimpin Bank BNI Cabang Bulukumba Andi Muhammad Yusuf , Notaris Nasrul,SH, Pengembang H.Hamzah dan Andi Atika salah seorang pegawai Bank BNI Cabang Bulukumba.

Setelah masing masing user telah melakukan tanda tangan akad kredit, maka rumah tersebut sudah bisa langsung ditempati. Karena jika tidak ditempati dalam waktu tertentu, nantinya akan turun pemeriksa dan subsidinya bisa dicabut.

” Jadi tolong setelah kunci rumahnya diambil dari pengembang, segera ditempati rumahnya, dan
ada kewajiban yang harus ditaati , termasuk diantaranya rumah yang dibeli melalui program akad kredit massal ini tidak boleh dipersewakan atau dikontrakkan, jika ketahuan di persewakan, maka subsidinya juga akan dicabut,” tegas Hadi.

Bukan hanya itu, Hadi juga mewarning seluruh user, sebelum masa angsuran cukup lima tahun, maka rumah tersebut tidak boleh dipindahkan tangankan, sekipun itu berstatus saudara. ” Jadi jangan dijual yah, sebelum cukup lima tahun, termasuk merubah bentuk aslinya juga tidak diperbolehkan, kecuali jika ingin menambah kamar dibagian belakang,” pesan Hadi.

Bagaimana jika kreditur sudah tidak mampu lagi membayar angsuran, ? tanya media ini. Spontan Hadi menyampaikan, jika itu terjadi, pihak Bank tidak serta merta melakukan penyitaan atau melakukan lelang. ” Pokoknya user datang menyampaikan permasalahannya, jangan melakukan penjualan dibawah tangan,” harapnya.

Dan khusus untuk wilayah Bulukumba, Hadi optimis bisa mencapai target sebanyak 500 unit rumah, karena dia melihat Bulukumba punya potensi yang cukup besar.- ( Suaedy)