Ini yang Akan Terjadi Pada Anda Jika Kelamaan Tidur

oleh

MACCANEWS- Hari libur adalah hari yang nampaknya sayang apabila tidak dimanfaatkan untuk beristirahat. Setelah disibukkan dengan urusan ini itu di hari-hari kerja, hari libur adalah momen emas untuk mengistirahatkan badan. Tidur, adalah salah satu metode yang murah dan mudah dilakukan. Maka tak heran, kalau ada sebagian orang yang memilih untuk melakukannya, di hari libur kerja atau sekolah.

Tidur termasuk dalam aktivitas yang punya segudang manfaat. Saat Anda tidur, otak akan melepaskan hormon dan senyawa yang membantu untuk memaksimalkan beberapa proses dalam tubuh, seperti pencernaan dan kerja otak. Sehingga, tidak hanya bermanfaat untuk membuat badan menjadi lebih segar, namun juga memberikan manfaat bagi kesehatan batin, kejiwaan, dan otak.

Hal tersebut akan terjadi, apabila Anda tidur dalam porsi yang cukup. Namun, situasi yang buruk, malah akan balik menyerang kesehatan Anda, apabila tidur dalam waktu yang terlalu lama.

Tahukah Anda? Apabila seseorang tidur lebih dari delapan jam per hari, justru memiliki resiko menderita stroke yang cukup besar, yakni hingga 146 persen! Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Dilansir dari doktersehat.com sebuah penelitian yang dilakukan oleh New York University School of Medicine, melibatkan setidaknya 100.000 partisipan dari Inggris.

Selain itu, ada 288.888 orang dewasa lain yang juga mengikuti survei yang dilakukan pada rentang waktu tahun 2004 hingga waktu 2013. Dari penelitian yang akan dipresentasikan pada Konferensi Stroke Internasional yang diinisiasi oleh American Stroke Association di kota Los Angeles ini, ditemukanlah fakta jika stroke adalah pembunuh terbanyak ketiga di dunia setelah penyakit jantung dan juga penyakit kanker.

Peneliti mencermati sampel yang didapatkan dari semua partisipan dan kemudian meneliti gaya hidup, usia, kondisi kesehatan, hingga etnis asal dari partisipan. Hasil dari penelitian ini cukup variatif, dimana mereka yang cenderung tidur dengan waktu lebih dari delapan jam setiap hari dan tidak banyak melakukan aktifitas fisik, maka resiko terserang  stroke sangatlah tinggi.

Sementara itu, mereka yang tidur dalam waktu cenderung lama, namun masih melakukan banyak aktifitas olahraga, memiliki persentase resiko terserang stroke yang lebih kecil, yakni 25 persen. Selain itu, mereka yang tidur kurang dari tujuh jam sehari, juga memiliki resiko mendapatkan stroke, namun hanya 22 persen.

Oleh sebab itu, sebaiknya jangan mengagendekan tidur dalam waktu yang panjang, walau Anda memiliki banyak waktu luang. Sebab, bukannya membuat tubuh Anda menjadi bugar saat bangun, tidur terlalu lama malah membuat Anda menjadi sasaran serangan penyakit.

Tidur cukup, yakni tidak berlebihan dan kekurangan akan membuat kesehatan kita menjadi lebih baik dan maksimal. Semua organ yang lelah bekerja tentu membutuhkan waktu istirahat, termasuk otak, kulit, sistem metabolisme, dan hormon. Pada saat tidur, informasi yang masuk ke otak akan disusun dengan rapi, sehingga saat bangun tidur kita sering kali menemukan solusi dari masalah di hari sebelumnya.

Sel dalam tubuh akan beregenerasi saat kita tidur pada tingkat paling maksimal. Makanya tak jarang, jika tidur sesuai dengan rekomendasinya, kulit seseorang akan terlihat sehat dan kencang. Selain itu, sistem kekebalan tubuh juga akan meningkat karena sel-sel kita diperbarui, dan hormon melatonin yang membantu memperkuat sistem imun biasanya bekerja paling efektif saat malam, saat gelap dan kita sedang terlelap. (*)