Bangun Kawasan Industri Maros, Kadis Perindustrian Sulsel Bakal Temui TP2D

oleh

MACCANEWS- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Kepala Dinas Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil akan mempresentasekan dihadapan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) terkait program kerjanya di tahun 2019. Sesuai program pemerintah pusat yang berkeinginan membuka kawasan industri diluar pulau Jawa.

“Kami akan mempresentasekan ke TP2D terkait program kerja kami di tahun 2019. Kami selalu mendengarkan ketika pak Gubernur Sulsel bahwa tugas pemerintah Provinsi selalu mensupporting program prioritas pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten kota,” kata Ahmad Akil, ditemui di HumaJs Corner by Kopi Magi kantor Gubernur Sulsel, Jumat(26/10/2018).

Ahmad Akil mengutarakan di tahun 2019, Dinas Perindustrian akan fokus mendorong pembentukan kawasan industri di Kabupaten Maros.

“Sala satu program yang kami unggulkan di tahun 2019, mendorong perkembangan kawasan industri kabupaten Maros yang mana sebagai program prioritas pemerintah pusat yang harus di support oleh pemerintah daerah. Wewenang pemerintah daerah kabupaten dan provinsi adalah membuka lahannya. Kami sebagai anak buah Gubernur akan menindak lanjuti pernyataan Gubernur yang mana pemerintah provinsi wajib mensupporting program pemerintah pusat dan kabupaten, kota ,” ujarnya.

“Kami berusaha membantu pemerintah kabupaten Maros untuk membuka kawasan industri dalam bentuk pembebasan lahan. Maka kami mengisi anggarannya sebesar kurang lebih seratus miliar rupiah dari APBD, minimal ada kalau tidak bisa seratus, lima puluh miliar sajalah.Itu untuk kawasan industri, jadi semua industri ada didalamnya, seperti di kota Makassar kawasan industri yang di Daya,” tambahnya.

Diapun menjelaskan, ada enam yang akan dijadikan pusat industri di Sulsel, sesuai keinginan pemerintah pusat yang akan membuat lahan industri diluar pulau Jawa.

“Pemerintah pusat sudah menentukan enam kabupaten dan kota yang akan dijadikan pusat industri. Yaitu kabupaten Bantaeng, Maros, Makassar, Takalar, Gowa, dan Jeneponto. Sekarang yang baru jalan Kabupaten Bantaeng dan kota Makassar. Kita harapkan akan tumbuh kawasan industri baru yaitu Maros. Maros sudah melakukannya, makanya kita akan bantu. Jadi semoga yang akan kami usulkan nanti diterima oleh TP2D,” tutupnya.(*)