Basarnas Temui Gubernur NA Bahas Mitigasi Bencana

oleh

MACCANEWS- Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah (NA) menerima audiensi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar di Ruang Kerja Gubernur di Kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumiharjo, Selasa (16/10).

NA menerima Kepala Basarnas Makassar, Mustari dan rombongan, mereka melaporkan terkait, kesiaap-siagaan Basarnas dalam mengahadapi bencana dan juga melaporkan terkait penanganan bencana gempa dan tsunami di Palu.

“Kami melaporkan terkait kesiapan dalam penanganan jika terjadi bencana alam dan antisipasi ke depan. Kami juga melaporkan terkait Palu, saat menerima laporan 19 personil kita langsung bergerak dan yang pertama masuk ke sana,” kata Mustari.

Untuk antisipasi kondisi cuaca ke depan juga dilaporkan perlu diantisipasi, sebutnya, di Sumatera baru hujan beberapa hari telah terjadi banjir bandang.

“Karena setiap tahun di Makassar juga ada banjir, kemungkinan tanah longsong bisa saja jadi. Kami melaporkan kesiapan menghadapi cuaca ekstrim dan antispiasinya,” sebut Mustari.

Ia juga menyampaikan terkait rencana penempatan sarana helikopter di Basarnas Makassar, yang dinilainya urgent. Karena sejauh ini penempatannya di Basarnas Pusat.

Mitigasi bencana dan berkoordinasi dengan berbagai unsur juga dipaparkan kepada gubernur.

Sementara, Kepala BPBD Sulsel Syamsibar yang juga turut hadir menjelaskan, baik BPBD dan Basarnas hadir untuk membantu Gubernur dalam penanganan bencana.

“Basarnas dan BPBD serta intansi terkait memback-up terkait kebencanaan baik aspek kebencanaan penanganan darurat dan lain-lainnya,” paparnya.

Sulawesi Selatan sendiri sebutnya, merupakan pintu kawasan timur Indonesia, sehingga terkait rencana penempatan heli dianggap tepat.

Mitigasi bencana juga dilakukan, sosialisasi terkait upaya antisipasi kepada masyarakat juga dilakukan. Serta pelatihan mitigasi bencana pada anak usia dini.

Ia menyampaikan, pembentukan brigade siaga bencana juga sementara dirancang untuk menberikan pelayanan dan BPBD Sulsel juga menjadi bagian di dalamnya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah juga akan membicarakan bersama DPRD untuk menyiapkan anggaran APBD untuk biaya tanggap darurat.(*)