Menteri Pertanian Lepas Ratusan Mobil Truk Bantuan Untuk Korban Gempa dan Tsunami di Palu-Donggala

oleh

MACCANEWS– Kementerian pertanian bersama pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan pemerintah Kota Makassar gagas aksi Peduli gempa dan tsunami yang melanda kota Palu, Donggala, dan Sigi Sulawesi Tengah. Kegiatan yang dikemas dalam kegiatan ‘Dompet Peduli Gempa Palu-Donggala’ dilaksanakan di lapangan Hasanuddin kota Makassar, Kamis(4/10/2018).

Gubernur Sulsel, dalam sambutannya mengapresiasi Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman sebagai putra daerah Sulawesi Selatan yang memiliki ketulusan dan jiwa sosial yang tinggi untuk meringankan beban para masyarakat Sulawesi Tengah yang mengalami cobaan bencana alam.

“Kita masih bersyukur ada pak menteri pertanian yang merupakan putra daerah Sulsel sekaligus tokoh nasional yang peduli bencana gempa Palu-Donggala. Setiap hari para korban berdatangan, yang sakit atau luka kita masukan ke rumah sakit Wahidin. Kita juga tampung di asrama haji, disana ada dapur umum, dan bahkan mereka yang tiba di Makassar sudah dijemput keluarga mereka,” kata Gubernur Sulsel itu.

Nurdin Abdullah juga mengungkapkan jika pemerintah Provinsi kembali siap menerima kedatangan para korban gempa dan tsunami Palu-Donggala yang hari ini akan datang sebanyak seribu enam ratus melalui jalur laut.

“Seribu enam ratus pengumsi hari ini akan datang melalui laut. Kami juga jadi orang tua angkat para anak-anak yang datang tanpa orang tuanya ke Makassar,” ungkapnya.

Anggota DPR RI asal Sulawesi Tengah, Ahmad M.Ali yang hadir di acara tersebut mengungkapkan rasa terimakasih kepada Menteri Pertanian, Gubernur Sulawesi Selatan, Walikota Makasssar, dan segenap masyarakat Sulawesi Selatan atas bantuannya meringankan beban masyarakat Sulawesi Tengah.

“Ini peristiwa yang luar biasa di Sulawesi Tengah, kita disini untuk menunjukkan jiwa sosial. Atas nama masyarakat Sulawesi Tengah mengucapkan rasa terima kasih kepada bapak Menteri Pertanian, Gubernur Sulsel, dan Walikota Makasssar. Traumatik dan ketakutan masyarakat disana hari ini dijawab oleh bapak Menteri Pertanian sebagai inspirator. Kita diuji sebagai anak bangsa yang mana kita membuktikan rasa persaudaraan, dan kebersamaan kita.

Sementara Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dalam arahannya sebelum melepas para relawan dan bantuan mengutarakan telah melaporkan ke Presesiden Republik Indonesia jika Sulsel sangat cepat mengumpulkan berbagai bantuan untuk para masyarakat Sulawesi Tengah yang mengalami bencana alam, gempa bumi dan tsunami.

“Sebutir butir telur, sebungkus Indomie sangat berharga bagi mereka di sana saat ini. Saya sudah melaporkan ke bapak Presiden kurang lebih 500 truk kami lepas hari ini. Saya melaporkan ke bapak Presiden joka antusias orang masyarakat Sulsel begitu cepat mengumpulkan bantuan bagi saudara-saudara kita di Palu-Donggala,” ucapnya.

Bahkan, Andi Amran Sulaiman mengungkapkan jika kementerian yang dipimpinnya rela mengalihkan anggaran rapatnya untuk membantu korban gempa dan tsunami yang sangat dibutuhkan masyarakat Palu-Donggala, dan Sulawesi Tengah pada umumnya yang menjadi korban bencana alam tersebut.

“Berbagai macam anggaran di kementerian seperti rapat kami alihkan ke Palu-Donggala. Saudara kita disana sangat membutuhkan uluran tangan saat ini dan beberapa hari kedepan,” ucapnya.

Dirinya juga mengakui dengan adanya kegiatan peduli bencana alam itu, baru pertama kali bertemu Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah semenjak dilantik beberapa minggu lalu oleh Presiden Joko Widodo di istana Negara.

“Selamat pak Gubernur, saya baru pertamakali bertemu pak Gubernur ini karena adanya kebersamaan peduli Palu-Donggala,” jelasnya.

Ditempat itu, Andi Amran Sulaiman meminta kepada sala satu mitra kementerian memberikan uang Rp 1 Miliar untuk sala satu anak yatim piatu yang mengumsi di kota Makassar.

Dilaksanakan Menteri Pertanian, kegiatan tersebut dihadiri, Gubernur Sulawesi Selatan, Forkopimda Sulsel, beberapa legislator DPR RI, DPRD Sulsel, Walikota Makasssar, dan sejumlah pejabat lainnya.

Bantuan tersebut berupa, pakaian dan alat sandang lainnya, bumbu dapur, makanan seperti beras, Indomie dan beberapa jenis lainnya yang diangkut sebanyak 500 mobil trak yang dikawal kepolisian dari Polda Sulsel dan Brimob Polda Sulsel. Bahkan sejumlah mobil trak sudah diberangkatkan terlebih dahulu dan sudah menunggu di Mamuju Sulawesi Barat.

Beberapa kelompok relawan juga diberangkatkan ke Palu-Donggala, antara lain DPD Projo Sulsel, Artha Graha Peduli, Badan Karantina Pertanian Pusat, Sahabat Rakyat Indonesia Seknas Jokowi Sulsel, Pospera, dan sejumlah relawan lainnya. (*)