FKH Parepare Akan Melaksanakan Workshop Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

oleh

MACCANEWS– Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional tingkat Kota parepare tahun 2018, penggiat lingkungan hidup yang terhimpun dalam Forum Komunitas Hijau Parepare akan melaksanakan Workshop Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Barugae, Rumah Jabatan Walikota Parepare, Kamis, 22 November 2018.

Ketua FKH Kota Parepare, Bakhtiar Syarifuddin mengatakan, pelaksanaan kegiatan Workshop PPLH tersebut bertujuan untuk menyebarluaskan informasi dan peringatan dini terhadap fenomena perubahan iklim tak menentu akhir-akhir ini.

“Kita juga berupaya menggalang kekuatan kepada semua pemangku kepentingan untuk peduli terhadap perlindungan dan keberlangsungan ekosistem lingkungan hidup, khususnya di Kota Parepare,” katanya.

Letak geografis Kota Parepare yang berada pada area pesisir pantai, kata dia, sangat rawan terkena dampak perubahan iklim, terutama masalah proses hidrologis air seperti aliran permukaan, daerah resapan air dan tangkapan air hujan.

Salah satu fenomena alam yang tak dapat dipungkiri saat ini lanjut Bahtiar, di beberapa titik lokasi ditemukan terjadinya genangan air pada saat hujan deras.

Sehingga sangat diperlukan langkah-langkah efektif dan upaya yang komprehensif dalam membuat pola kebijakan pengendalian dan pengamanan air di saat hujan,” jelasnya.

Dalam Workshop itu, FKH mengundang Istri Walikota Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan yang juga merupakan Ketua Dewan Kehormatan FKH, untuk mengulas tentang Larangan Prilaku Manusia Berbuat Kerusakan di Bumi Melalui Pendekatan Religi. Selain itu, ada pula H Amiruddin Idris, Ketua Presidium Yayasan Timur Hijau Parepare yang akan membedah secara detail Pentingnya PPLH untuk Generasi Hari Ini dan Generasi yang akan datang dengan pendekatan Ekologi.

“Peserta yang diundang berasal dari pembina sekolah Adiwiyata semua tingkatan satuan pendidikan se-Kota Parepare, BKMT, Mahasiswa pencinta lingkungan, OPD terkait, dan organisasi masyarakat berbasis lingkungan,” urai Bahtiar yang akan mrmandu jalannya Workshop itu. ( Andi Udin)