Catatan Nurdin Abdullah Kabar dari Timur dalam Surat-Surat Tokoh Pilihan

oleh

MACCA.NEWS- Memasuki tahun politik tokoh masyarakat Indonesia merawat asa tentang masa depan Indonesia. Mulai dari presiden, gubernur hingga seniman. Termasuk, Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah (NA) yang menulis catatan dalam sebuah surat berjudul “Kabar dari Timur”. Bersama pemimpin lainnya seperti  Presiden Joko Widodo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan artis seperti Dian Sastro dimuat di Majalah Tempo edisi perdana di tahun 2019.

Berikut isi surat Nurdin Abdullah:

Kabar Dari Timur
Untuk Indonesia 2019

Assalamualikum Wr.Wb.

Pernah suatu masa kami yang berada di Indonesia timur merasa menjadi warga kelas dua. Pembangunan di pusatkan di Jakarta dan Pulau Jawa. Sementara yang lain terus tinggal.

Bayangkan di salah satu pelosok Sulawesi Selatan. Untuk menempuh jarak 132 Km masih butuh waktu 3 hari 3 malam menggunakan motor di jalan berlumpur.

Alhamdulillah, hari ini pemerintah pusat memberikan perhatian lebih kepada pembangunann di Indonesia timur. Berbagai pembangunan di Indonesia timur, dari jalan, bendungan pembangkit listrik, pelabuhan hingga mempercantik pos perbatasan dengan negara tetangga adalah buah dari kerja keras pemerintahan Bapak Joko Widodo.

Saya yakin warga negara Indoensia Timur tidak akan luput dan mengingat dan bersyukur atas berbagai capaian pembangunan yang sudah kita rasakan.

Kita tentu berharap 2019 menjadi tahun yang penuh berkah bagi Indonesia terutama Indonesia bagian timur. Pembangunan sudah berjalan di jalur yang tepat selama ini, dapat dilanjutkan bahkan menjadi lebih cepat lagi.

Alahmdulillah, potensi Indonesia timur untuk berkembang terus menonjol. Sulawesi Selatan pertumbuhan ekonominya terus tumbuh di atas rata-rata nasional.

Ini sebuah prestasi yang mau kami pertahankan, oleh karena itu, kompetisi di tahun 2019 harus diisi dialog konstruktif, bukan fitnah dan hoax yang mengikis persaudaraan kita.

Semoga Allah SWT terus merahmati negara kita tercinta, Indonesia.

Gubernu Sulawesi Selatan
Prof H.M Nurdin Abdullah