Ketua PWI Soppeng Tolak Bersepakat pada Rapat Dipasilitasi Diskominfo

oleh

 

MACCANEWS, SOPPENG; — Rapat antara media dengan Diskominfo di Aula Lantai III Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Jl. Salotungo Watansoppeng, 13 Pebruari 2019.

A. Imran dari Diskominfo Kabupaten Soppeng bertindak sebagai moderator dengan Kepala Diskominfo, Drs.Andi Fithratuddin, selaku narasumber utama. Rapat ini dihadiri sejumlah wartawan media online mewakili masing-masing medianya.

Kepala Diskominfo menyebut jika Anggaran media pada tahun anggaran 2019 ini sebanyak Rp 1,5 M. Dengan rincian, untuk media cetak Rp 900 juta dan kontrak meliputan media online sebesar Rp 300 juta.

Sejumlah opsi menjadi perbincangan hangat pada rapat itu, mulai dari, dengan anggaran yang sedikit ini, apakah pembayaran kepada media online dibayar selama 12 bulan atau hanya 6 bulan, dengan asumsi, akan bisa dilanjutkan jika pada perubahan APBD anggaran media juga meningkat.

Selanjutnya, dengan menjadi persyaratan tiap media memiliki wartawan yang khusus bertugas di Soppeng, maka esensi aturan itu setiap media juga menjadi kewajiban menujukkan berita Soppeng di medianya.

Hal lain yang mencuat dalam rapat itu, meski Kadis Kominfo menyatakan jika untuk porsi anggaran media cetak yang Rp 900 juta itu sudah tidak bisa lagi bergeser, tetapi terungkap di rapat itu kalau antara porsi anggaran media cetak dan media online tampak terlalu jauh berbeda sehingga dinilai tidak adil dalam membagi anggaran.

Tak ada yang mempersoalkan saat Kadis Kominfo menyampaikan rancangan keputusannya, pada tanggal 28 Pebruari 2019, adalah batas akhir media menyerahkan berkas kelengkapan kontrak peliputan.

Rapat pun ditutup dengan ditolaknya untuk bersepakat baik opsi media online maupun cetak pembahasan oleh Ketua PWI Soppeng FAS Rachmat KAMI dengan menawarkan seminggu kemudian untuk dibicarakan bersama anggota PWI di tempat berbeda.

Akhirnya rapat ditutup pada pukul 16.30 setelah sebelumnya dibuka pada pukul 14.30 Wita. (anwar paturusi)