RPG Sebut Jabatan Jokowi untuk Kebaikan Bangsa dan Kebaikan Rakyat

oleh
Rudy Pieter Goni Bersama Keluarga Besar FORKOM Relawan Jokowi Dua Periode Sulsel

MACCA.NEWS- Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Sulawesi Selatan (PDIP Sulsel), Rudy Pieter Goni mengatakan kepemimpinan, Joko Widodo (Jokowi) akan mempertaruhkan jabatannya untuk kebaikan bagi bangsa.

“Untuk kebaikan bangsa ini, untuk kebaikan rakyat. Pak Jokowi tidak memiliki beban-beban masa lalu,” tegas, Rudy Pieter Goni, Senin (11/2/2019)

Menurut Rudy Pieter Goni yang akrab disapa RPG, dalam memimpin Kabinet Kerja Jokowi sejak 2014 dia tidak ingin banyak berbicara membahas fitnah yang ditujukan kepada dirinya.

Selain itu, RPG menegaskan pencapaian pemerintah dalam mengambil alih sumber daya alam yang selama ini diolah perusahaan asing.

Beberapa SDA yang kembali dikuasai oleh perusahaan dalam negeri yakni Blok Mahakam yang sebelumnya diolah oleh perusahaan Inpex dan Total.

Pemerintah pada 2015 memberikan pengelolaan 100 persen kepada Pertamina.

“Kemudian akhir 2018, Freeport yang sudah dikelola 40 tahun lebih oleh Freeport Mcmoran sudah mayoritas sahamnya, kita kuasai sekarang ini 51,2 persen. Artinya saham pengendali ada di kita,” ungkap RPG yang juga anggota DPRD Sulsel itu.

Selain itu, Blok Rokan yang selama 90 tahun dikelola oleh perusahaan Cevron, pada 2018 sudah diolah oleh Pertamina.

“Dipikir mengambil alih barang-barang seperti itu mudah, dipikir mengambil alih aset-aset besar seperti itu gampang. Kalau mudah dan gampang sudah dari dulu diambilalih. Jokowi bukan pemimpin yang baru mau coba-coba,” tegas, RPG mengagumi kepemimpinan Jokowi.

Sekedar diketahui, Celebes Research Center (CRC) telah merilis survei terbarunya, yakni menempatkan pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 1, Jokowi-Ma’ruf unggul 56,1%, sementara Calon Presiden nomor urut 2 , Prabowo-Sandi meraih, 31,7 %

Survei tersebut dilakukan dengan metode multistage Rondon dengan 1.200 responden yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia. Dilakukan dalam jangka waktu 23-31 Januari 2019 dengan margarin of error kurang lebih 2,83% dengan tingkat kepercayaan 95%. (*)