Rangkul Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif, Arman Muis Akan Dirikan Lembaga Harapan Ummat

oleh

MACCANEWS – Memasuki awal Maret, Caleg DPRD Sulsel Dapil Makassar 2 nomor urut 4 dari Partai Bulan Bintang (PBB), Arman Muis akan mendirikan sebuah lembaga sosial untuk memberdayakan pelaku UMKM.

Adapun wadah tersebut bernama, Lembaga Harapan Ummat (LHU) dimana nanti lembaga tersebut akan menjadi tempat bagi para pengusaha kecil, untuk mengaspirasikan keinginan dan harapannya untuk difasilitasi ke pihak eksekutif.
“Insya Allah, saya bersama caleg dari PBB akan mendirikan Lembaga Harapan Ummat (LHU) untuk menampung, merangkul pelaku usaha kecil menengah yang ada di Kota Makassar,” ungkap jebolan Fakultas Teknik Mesin Unhas ini di Makassar, Ahad (3/3/19).
Saat ini, kata Arman Muis, pihaknya telah menampung dan mendata beberapa pengusaha kecil, terutama para pelaku ekonomi kreatif yang didominasi para milenial yang ada di Makassar.
“Hamdallah respon dari teman-teman dari pengusaha kecil sangat tinggi terhadap LHU dan mereka antusias bergabung di LHU,” beber Arman.
Arman menambahkan, salah satu pemicu munculnya LHU, tidak terlepas dorongan dan masukan dari para pengusaha kecil, terutama dari pelaku ekonomi kreatif.
Hal ini disebabkan, lanjut Arman, tidak adanya wadah bagi mereka untuk mengaspirasikan dan menjembatani kepentingan para pelaku ekonomi kreatif agar pemerintah memperhatikan para desainer grafis dan pengusaha percetakan bermodal minim.
“Ada banyak pengusaha ekonomi kreatif di Makassar bahkan Sulsel, dan mereka kebanyakan berasal dari kalangan milenial dan mereka perlu diberdayakan dalam mengangkat perekonomian ummat,” kata Arman.
Arman berjanji, jika diamanahkan duduk di legislatif. Hal utama yang harus diperjuangkan dan difasilitasi oleh pemerintah adalah mengangkat sektor jasa untuk mengurangi tingkat pengangguran dan merangsang para generasi muda tidak terjebak menjadi tenaga kerja atau karya.
“Potensinya sangat besar jika diberdayakan pelaku ekonomi kreatif. Jika ini berjalan dengan baik, insya Allah, akan membuka lapangan kerja baru dan tentunya pengangguran pun berkurang,” kunci Arman Muis. (*) Cara