Begini Reaksi Pengamat Melihat Partai Politik Saling klaim Rebut Kursi Pimpinan DPRD Sulsel

oleh

MACCA.NEWS- Sejumlah partai politik saling mengklaim akan mendapatkan kursi pimpinan ketua di DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel). Para partai politik saling menyebutkan memperoleh kursi terbanyak pada pemilihan legislatif, 17 April lalu.

Pengamat politik dari universitas Bosowa Makassar, Arief Wicaksono mengatakan saling klaim untuk memperebutkan kursi pimpinan ketua DPRD adalah hal biasa dari partai-partai politik dalam menghadapi pemilihan legislatif.

“Kalau saya melihat klaim itu sebagai sebuah hal yang biasa, bahkan bermanfaat untuk sugesti positif dan menambah kepercayaan diri,” kata Arief Wicaksono, Selasa (30/4/2019).

Namun Arief Wicaksono menjelaskan, hal itu bisa melahirkan potensi maslahah baru ketika target partai politik tidak sesuai hasil akhir dari pihak penyelenggara dalam hal ini, KPU.

“Namun demikian, klaim itu juga menyimpan potensi untuk munculnya masalah baru, ketika realitasnya berbicara lain. Harapan kita semua sebenarnya adalah ketika sugesti itu akan klop dengan penghitungan manual KPU, tapi ketikapun misalnya tidak sesuai atau bersoal, masalahnya bisa diselesaikan melalui kanal penyelesaian masalah yang ada,” tambahnya.

Sementara pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Makassar, Firdaus Muhammad berharap para elit politik menahan diri untuk menunggu hasil resmi dari KPU.

“Sejatinya para elite politik dapat menahan diri menunggu hasil rekap KPU. Apalagi kondisi penyelenggara berduka. Tapi sulit dipungkiri manuver-manuver partai dalam klaim perebutan kursi pimpinan karena itu adalah bagian gengsi dari partai politik,” ujar Firdaus Muhammad.

Sala satu partai yakni, Gerindra optimis mampuh merebut kursi ketua DPRD Sulsel. Sebab pihak Gerindra menyebutkan partainya sangat diterima di kalangan manapun di Sulsel.

“Ini bukan yakin atau tidak, tetapi soal elektabilitas partai Gerindra yang sangat di cintai rakyat. Perolehan suara yang menjadi ukuran kami meraih kursi terbanyak. Karena gerindra mrmperoleh suara tertinggi maka kursi terbesar maka gerindra ketua DPRD sulsel,” beber juru bicara DPD Gerindra Sulsel, Sawaluddin Arief. (*)