Mantap BPJS Kesehatan Gelontorkan Rp.11 Triliun

oleh

MACCANEWS. – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan Kabupaten Bulukumba Diah Eka Rini, didampingi Wisly Biya Rina, menggelar konfrensi Pers di kantornya.

Dihadapan puluhan awak media, Diah Eka Rini memaparkan, kalau BPJS Kesehatan telah menggelontorkan dana sebesar Rp11 triliun, untuk membayar hutang klaim jatuh tempo kepada seluruh rumah sakit yang ada di Indonesia.

Diluar itu, BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran sebesar Rp.1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Sampai hari ini, tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo, akan dibayar BPJS Kesehatan dengan mekanisme first in first out. Urutan pembayaran disesuaikan dengan catatan kami. Jadi yang lebih dulu mengajukan berkas yang lengkap makan transaksi klaim akan diproses lebih dulu,” papar Diah.

Menurutnya, setiap tanggal 15 merupakan waktu pembayaran kapitasi untuk FKTP. Untuk itu, ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya.

Hal tersebut kata Diah, dianggap sebagai mekanisme pembayaran yang rutin dilakukan setiap bulan oleh BPJS Kesehatan.
” Biasanya mitra perbankan kami menjalankan transaksi untuk pembayaran kapitasi ini dulu. Namun kami pastikan kewajiban pembayaran ke fasilitas kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku dapat dilakukan paling lambat hari ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan seluruh kantor cabang, sehingga masing-masing kantor cabang bisa memantau dan memastikan fasilitas kesehatan diwilayah kerjanya telah dibayarkan sesuai dengab ketentuan yang berlaku,” terang Rini.

Rini menambahkan, dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajiban sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi. Rini juga berharap pihak RS dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pesien JKN-KIS.

“Kami selalu berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan yang melayani peserta JKN-KIS untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi, sebagaimana yang diatur dalam regulasi yang ditetapkan pemerintah. Dengan demikian diharapkan masyarakat semakin yakin bahwa program ini akan terus berlangsung, rumah sakit menjadi lebih tenang dan tenaga kesehatan merasa nyaman,” harapnya.

Khusus untuk Kabupaten Bulukumba, Rini menyebut terdapat 117 FKTP dan 7 FKRTL yang telah dibayarkan dana kapitasi dab tagihan klaim oleh BPJS Kesehatan. Adapaun total pembayaran yang dilakukan Kantor Cabang Bulukumba adalah sebesar Rp.20.328.612.222.- sepanjang bulan April 2019.

” Insya Allah, kedepan pemerintah akan terus menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS ini dalam pelayanan kepada masyarakat akan terus diperbaiki. Kami juga berterimakasih kepada penyedia layanan (provider) sekaligus mohon maaf serta apresiasi atas kerjasama, pengertian dan kesabaran selama ini,” papar Rini, sambi menjelaskan, kegiatan konfrensi Pers ini, tidak ada kaitannya dengan Pemilu yang akan dihelat Rabu (17/4) besok.- Suaedy.-