Sebelum Gorok Leher, Pria di Soppeng Ini Sempat Bilang ke Ibunya Jika Umurnya Tinggal Sehari

oleh

Editor : Muhammad Rasyid

MACCA.NEWS Soppeng – Entah apa dibenak pria bernama Ardi alias Andang berusia 18 tahun ini, ia sampai nekat mengakhiri hidupnya secara tragis, tak ada yang mengetahui aksi Ardi saat menggorok lehernya. Keluarganya pun baru mengetahuinya saat Ardi ditemukan sudah jadi mayat dalam kondisi berlumuran darah disekujur tubuhnya, rabu (10/4/2019)

Warga Kampung Baru, Desa Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng itu pun dibuat geger, mereka warga pada berdatangan hendak mencari tahu sampai Ardi nekat mengakhiri hidupnya. Aparat Polsek Marioriwawo bersama Tim identifikasi Polres Soppeng dibantu Tim Medis Puskesmas Marioriwawo turun dilokasi melalukan proses olah tempat kejadian perakara, disamping itu mengumpulkan keterangan skasi-saksi.

Aparat Polres Soppeng belum bisa menyimpulkan motif kematian korban. Namun kuat dugaan jika korban tewas setelah bunuh diri dengan cara menggorok lehernya. Tidak hanya itu Almarhum semasa hidupnya juga diketahui sudah tiga kali menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soppeng lantaran mengidap penyakit jiwa.

Hj Sukmawati ibu Almarhum mengaku kaget saat mengetahui anaknya sampai nekat bunuh diri, “Saya kaget juga tidak tahu sampai Almarhum nekat mengakhiri hidupnya dengan menggunakan pisau. Nanti kita dirumah tahu saat Almarhum ditemukan dirumah dalam kondisi terbujur kaku tubuhnya bersimbah darah. Namun sebelumnya juga Almarhum meminta izin untuk bertemu keluarganya kerena katanya umurnya tingga sehari lagi. Tapi kami keluarga tak menggubrisnya, ternyata ia punya rencana untuk mengakhiri hidupnya,” beber ibu Almarhum.

Semenetara itu Kepala Kepolisian (Kapolsek) Marioriwawo Iptu Agustinus Teko, mengaku masih mendalami motif kematian seorang warga yang ditemukan tewas dalam kondisi berlumuran darah. Namun dugaan sementara dari hasil olah tempat kejadian perkara tak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban, “Kalau dari hasil olah TKP tak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Namun dugaan sementara jika korban tewas setelah bunuh diri. Jasad korban dirumah duka dan rencana korban di makamkan, Kamis (11/4/2019),” tukas Kapolsek. (*)