Twitter TNI AU, Sindir Prabowo Sebagai Jomlo?

oleh

MACCA.NEWS- Setelah membuat klarifikasi soal dugaan adanya tiga pesawat tempur yang coba halangi pesawat yang ditumpangi oleh calon presiden Prabowo Subianto, akun resmi Twitter Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) @_TNIAU mencuitkan ajakan kepada pengguna sosial media untuk mengedepankan klarifikasi, jika mendengar atau membaca sebuah kabar berita.

“Assalamualaikum, selamat pagi Airmen. #Airmin dan seluruh prajurit #TNIAU selalu mengedepankan klarifikasi (tabayyun) jika mendengar/baca sebuah kabar berita. Apalagi jika dibawa oleh orang fasik. Kami hormat kepada orang yang menghormati dirinya, termasuk jomblo. #HUT73TNIAU,” tulis akun tersebut.

Cuitan ini pun direspon oleh warganet. Ada warganet yang membalasnya dengan melakukan mention kepada akun resmi Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto.

“Woi @prabowo , lihat betapa profesionalnya TNI kita. Yang jomblo seperti anda saja dihormati.” tulis akun @yopi_Nd.

Selain itu, ada juga warganet yang menyebut cuitan akun resmi milik TNI AU tersebut sebagai sindiran.

“Widihh keras nih airmin.” tulis akun @royando81.

Untuk diketahui, cuitan akun Twitter @marierteman menyebut pesawat yang ditumpangi Prabowo dihalangi saat akan mengudara, karena di ujung landasan pacu melintas tiga jet tempur.

“Info, Saat akan menuju Purwokerto 1 April pswt yg ditumpangi @prabowo aborted take off krn saat akan take off diujung runway melintas 3 jet tempur. Pengaduan resmi + CVR akn disampaikan kpd dirjen perhubungan udara,” cuitnya.

Cuitan tersebut dibantah Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI Samyoga.

“Pernyataan itu tidak tepat,” katanya seperti dilansir Antara, Kamis di Jakarta, Kamis 4 April 2019.

Bahkan, Samyoga mengklarifikasi cuitan JS Prabowo yang dinilai tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya.

“Apa yang disampaikan Pak JS Prabowo kurang tepat. Karena yang beliau sampaikan terjadi pada dua hari yang berbeda, dan dua-duanya sama sekali tidak melibatkan Sukhoi,” kata Samyoga.

Hal tersebut, kemudian juga diklarifikasi melalui akun Twitter resmi milik TNI AU, @_TNIAU yang diunggah pada Rabu 3 April 2019) Pukul 22.17.

 “Ada 2 flight 9H-NYC pada hari berurutan, Senin dan Selasa, 1 dan 2 April 2019 di landasan pacu (runway) Halim Perdanakusuma yang merasa dihalangi atau diganggu pesawat tempur #TNIAU. Namun sesuai fakta, tak satu pun yang aborted take-off gegara pesawat tempur. #takeoffhoax.”

Cuitan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penjelasan lainnya yang salah satunya membantah adanya pesawat tempur yang menghalangi keberangkatan pesawat 9H-NYC di Bandara Halim Perdanakusuma.

 “Jadi, pada hari Senin, 1 April 2019, TIDAK ADA pesawat tempur yang menghalangi take-off pesawat 9H-NYC di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta. #takeoffhoax.”  (*)