Berhadapan Danny Pomanto di Pilwali Makassar, Pakar: Deng Ical Tak Perlihatkan Prestasinya

oleh

MACCA.NEWS- Jelang pemilihan Walikota Makassar yang bakal digelar tahun 2020 mendatang, sejumlah nama bakal calon sudah ramai diperbincangkan.

Termasuk Moh Ramadhan ‘Danny’ Pomanto dan Syamsu Rizal. Kedua figur ini pernah berpasangan memimpin kota Makassar periode 2014-2019.

Direktur Profetik Isntitute, M.Asaratillah menilai nama Danny Pomanto adalah figur yang telah memperlihatkan karyanya membangun kota Makassar selama lima tahun.

“Menurut saya, kalau Danny Pomanto jelas telah memperlihatkan karya-karya monumental untuk Kota Makassar. Banyak terobosan-terobosan yang dilakukan oleh beliau. Walaupun ada beberapa program beliau yang belum rampung,” ujarnya, Minggu (12/5/2019).

Bagi M.Asaratillah jika Danny Pomanto harus lebih fokus mencari kendaraan politik pada pemilihan Walikota mendatang. Sebab kendala Danny Pomanto di Pilwali beberapa waktu lalu adalah kendaraan politik, meski tetap maju melalu jalur perseorangan.

“Tapi di sisi lain, tekadang keinginan beliau untuk kerja lebih dan banyak, tak dibarengi dengan kecanggihan dalam komunikask politik. Ini dilihat saat beliau sempat mencalonkan diri beliau untuk kedua kalinya, beliau gagal mengambil hati partai-partai besar yang ada di Kota Makassar untuk di usung di pemilihan Walikota,” tambahnya.

Disi lain, Syamsu Rizal (Deng Ical) yang dikabarkan akan ikut bertarung di Pemilihan Walikota Makassar. Maka dari itu, M.Asaratillah menilai komunikasi politik yang dimiliki Deng Ical sangat berpeluang mendapatkan kendaraan politik maju sebagai bakal calon Walikota.

“Kalau Deng Ical, beliau cukup elastis dalam melakukan komunikasi politik, sehingga beliau cukup diterima oleh beberapa kalangan politisi maupun petinggi-petinggi ormas,” ucapnya.

Namun, M.Asaratillah juga menyebutkan Deng Ical kemajuan kota Makassar selama mendampingi Danny Pomanto sebagai posisi wakil Walikota tidak memperlihatkan banyak prestasinya dan kontribusinya dalam membangun kota Makassar, seolah-olah Danny Pomanto bekerja sendiri membangun kota Makassar.

“Cuman itu, kemajuan kota Makassar selama ini, tidak terlalu berasosiasi ke beliau, tapi lebih berasosiasi ke pak Danny Pomanto,” tutu M.Asaratillah. (Sose)