Berlawanan Prabowo Subianto di Pilpres, Bisa Diusung Gerindra di Pilwali Makassar

oleh

MACCA.NEWS- Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar dipastikan bakal digelar pada tahun 2020 mendatang, tetapi proses tahapan-tahapan pesta demokrasi pemilihan, orang nomor satu di ibukota Provinsi itu sudah digelar pada tahun 2019, tahun ini.

Termasuk tahapan penjaringan calon di sejumlah partai politik, untuk mendapatkan rekomendasi usungan dari partai sudah dilaksanakan pada tahun ini.

Untuk partai Gerindra, membuka ruang bagi semua kalangan manapun yang memiliki hak politik untuk diusungnya pada Pilwali Makassar mendatang. Termasuk para figur yang tidak sejalan pada dengan Gerindra pada Pilpres 17 April lalu.

“Gerindra partai modern, partai masa depan adalah partai terbuka dalam melakukan proses penjaringan bakal calon Walikota yang melalui mekanisme. Dari tahapan tahapan yang transparan, akuntable dan sesuai dgm koridor anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang sudah di atur,” kata juru bicara DPD Gerindra Sulsel, Sawaluddin Arief, Kamis (9/5/2019).

“Semua masyarakat bisa mendaftar sebagai bakal calon Walikota makassar dari latar belakng sosial manapun, pengusaha, akademisi, politisi, profesi apapun, wartawan, dokter, pedahang, ataupun masyarakat umum,” tambahnya.

Bahkan Sawaluddin Arief menegaskan proses penjaringan calon Walikota Makassar dan calon kepala daerah lainnya akan dilakukan secara terbuka. Bahkan tidak mengarahkan kepada pihak manapun, sekalipun kader Gerindra itu sendiri. Artiny kader dan non kader memiliki peluang yang sama untuk diusung Gerindra dalam pelaksanaan pilkada.

“Partai gerindra adalah partai besar yang hanya mengakui mekanisme yang ada (berlaku), siapapun orangnya dan tidak pernah mengarah ke orang manapun, siapapun dia asal sesuai koridor yang diatur dalam proses penjaringan,” ungkap Sawaluddin Arief.

Adapun mekanisme tahapan penjaringan calon kepala daerah yang berlaku di DPD Gerindra Sulsel, antara lain:

1. Pendaftaran
2. Verifikasi berkas kelengkapan administrasi
3. Fit and propertes
4. Pembobotan
5. Mekanisme survey
6. Paktaintegritas. (*)