Kaltim dan Kalteng Bersaing Pemindahan Ibukota

oleh

MACCA.NEWS- Presiden Joko Widodo (Jokowi) membenarkan bahwa saat ini sedang menjajaki wilayah di Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah sebagai lokasi ibu kota yang baru menggantikan Jakarta.

Pada Selasa (7/5/2019), Presiden berkunjung ke Provinsi Kalimantan Timur dan setelah itu memberikan pendapatnya melalui akun media sosial.

“Kelengkapan infrastruktur pendukungnya telah tersedia, letaknya di daerah yang dilewati jalan tol dari Samarinda ke Balikpapan, dua kota yang masing-masing sudah ada bandar udara, ada juga pelabuhan laut,” tulis Presiden di akun Facebook @Jokowi.

“Layak menjadi ibu kota negara? Ya, dari segi infrastruktur pendukung. Tapi pemindahan dan penyiapan ibu kota baru tidak hanya soal kesiapan infrastruktur saja. Banyak aspek lain yang masih harus dikaji dan dikonsultasikan. Sosial-politiknya, lingkungan dan kebutuhan airnya, lalu soal kebencanaan, dan lain-lain.”

Setelah itu, Presiden akan melanjutkan penjajakan ke Kalimantan Tengah.

“Dari Kalimantan Timur ini, saya akan meninjau kelayakan calon ibu kota lainnya, seperti Provinsi Kalimantan Tengah,” tulisnya.

Keputusan memindah ibu kota negara itu tampaknya sudah final, hanya saja Presiden membiarkan pengikut akunnya penasaran soal lokasi mana yang akan menggantikan Jakarta.

“Mana yang akan dipilih, tunggu saja,” tulisnya di akun tersebut.

Saat meninjau proyek jalan tol Samarinda-Balikpapan di Kaltim di hari yang sama, Presiden mengatakan akan mengumumkan secara rinci kajian dan rencana anggaran pemindahan ibu kota, jika lokasi sudah ditetapkan.

Dia menambahkan pemindahan ibu kota ini bisa diatur untuk tidak membebani anggaran negara, tetapi tidak menjelaskan lebih jauh.

“Nanti kita sampaikan kalau sudah final di mana (lokasinya). Baru ada semuanya, ada kajian sisi anggaran untuk keuangannya. Ada semuanya,” kata Presiden Jokowi.

“Sesuai yang disampaikan oleh menkeu, bisa tidak membebani APBN,” sebutnya. (*)