NA Gandeng Investor China Jadikan Takalar Pusat Industri, Dewan: Tidak Semudah Membalikkan Telapak Tanganangan

oleh

 

 

MACCA.NEWS- Kawasan industri terbesar di Asia Tenggara akan hadir di Kabupaten Takalar. Tidak tanggung-tanggung nilai investasi investor yang bekerja sama dengan PT. Kawasan Berikat Nusantara (KBN) mencapai angka Rp 40 triliun.

Olehnya itu beberapa hari lalu, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof. HM. Nurdin Abdullah (NA) meyakini Kabupaten Takalar akan menjadi pusat pengembangan dan pembangunan industri terbesar di Sulsel.

Hadir dalam pertemuan itu, Dirut PT. KBN Sattar Taba dan beberapa manajer serta komisaris dan belasan investor dari China.

Ditunjuknya Kabupaten Takalar sebagai pusat industri di Selatan Sulawesi Selatan mendapat tanggapan dari, Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Fahruddin Rangga. Dia mengatakan keinginan Gubernur Sulawesi Selatan itu tidak mudah seperti itu terwujud.

“Segala bentuk perencanaan sudah diatur dalam Peraturan Daerha Rencana Umum Tata Ruang Wilayah (RUTRW) Sulawesi Selatan, jika ada yang ingin diubah tentu Perda harus direvisi,” kata Fahruddin Rangga, Kamis (23/5/2019).

Fahruddin Rangga bahkan mengatakan merubah tata letak yang sah sesuai peraturan perlu dilandasi revisi.

“Merubah pengaturan ruang yang sdh diatur dalam perda RUTRW tidak semudah membalikkan telapak tangan, merubah tata letak sah sah saja selama peraturan yang melandasi harus di revisi,” jelas Fahruddin Rangga. (*)