Pasca Pemilu, ini Seruan Andi Hadi Ibrahim Baso

oleh

MACCA.NEWS- Seruan Kamtibmas oleh Ketua Ikatan Da’i Indonesia Kota Makassar Andi Hadi Ibrahim Baso.S.S., M.A Pasca Pleno hasil Pemilu tahun 2019 tingkat KPU RI

Bahwa apa yang diinginkan oleh konstitusi undang – undang negara kita selaku warga negara yang baik kita wajib untuk taat pada aturan yang berlaku, dimana adanya perbedaan pilihan dalam Pilpres kemarin dan kedua calon tersebut adalah putra terbaik bangsa ini oleh karna itu kami berkomitmen bahwa siapa pun yang terpilih nantinya, kebersamaan ke indonesiaan tetap terjaga dan NKRI adalah harga mati bagi kita semua, pungkasnya.

‘Pasca Pemilu ini, utamanya kita ummat islam yang sedang beromadhon untuk senangtiasa memanjatkan doa yang terbaik buat bangsa kita dan taat pada aturan yang berlaku. Bagi kami siapapun yang Allah tentukan sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI kedepan itulah yang terbaik untuk bangsa ini tentu kami Sami’na Wa Atho’na (kami dengar dan kami Taati) dengan tetap menjaga lisan.

Moralitas kita tidak menonjolkan akhlak yang tidak terpuji serta tidak ikut menyebarkan berita yang sifatnya Hoax sebagaimana yang diajarkan dalam Alquran Fatabayyanu ( maka mintalah kejelasan daripada berita itu) yang bertujuan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa kita karna hal itu tidak dibenarkan dalam kehudipan beragama (islam) , terangnya.

Di provinsi kita sulawesi selatan kiranya dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dimana pada proses pemilihan pilpres dan pencalegkan situasi tetap kondusif adapun riak – riak namun itu tidak sampai memakan korban jiwa maupun pengrusakan fasilitas umum karna kesigapan aparat keamanan” Kapolda Sulsel serta jajaran ” punya kemampuan merangkul seluruh tokoh, ormas, parpol yang ada, itu tidak terlepas adanya saling keterkaitan dengan masyarakat / pendemo dan aparat keamanan semua bisa menahan diri tidak mudah terprovokasi, oleh karna itu bilamana ada perbedaan – perbedaan dan rasa tidak puas pada pemilu ini silahkan menempuh sesuai jalur hukum yang ada, tambahnya.