Jabatan None Terancam Dicopot Hingga Kegagalan Pileg Disinggung, SYL: Kami Happy Saja

oleh

MACCA.NEWS- Nama kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo masuk dalam bursa pencopotan oleh Gubermur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Selain Irman Yasin Limpo orang nomor satu di Sulsel ini juga tengah mewanti-wanti lima kepala dinas dan sekretaris dewan untuk target pencopotan selanjutnya. Karena, ke enam pejabat ini juga diduga melakukan pelanggaran sehingga mereka di audit seputar pengelolaan uang seperti perjalanan dinas.

Adapun ke lima yang tengah menjalani pemeriksaan ini masing-masing, Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Sekretariat Dewan.

“Baru satu LHP. Itu (Disdik) kan Inspektorat juga sudah masuk, supaya kita ada second opinion, karena memang di dalam pemerintahan ini pertama dilibatkan APIP (Aparat Pengawas Interen Pemerintahan). Tapi karena tidak jalan dengan baik masuk ke polisi,” kata Nurdin Abdullah.

Dikutip dari media tegar news, yang mana menyebutkan, Keluarga Yasin Limpo nampaknya terus menelan pil pahit sepanjang tahun 2019. Mantan Gubernur Sulsel dua periode, Syahrul Yasin Limpo tidak lolos bersama anaknya Indira Chunda Yasin Limpo untuk DPR RI pada pemilihan legislatif 2019 lalu. Bahkan kabar adik kandung SYL dikabarkan akan terjerat kasus hukum dugaan korupsi pengadaan Kapal Latih SMK dengan menelan anggaran Rp 32 Miliar.

Menanggapi hal tersebut, SYL menanggapi santai hal tersebut. Bagi SYL keluarga besarnya sudah terbiasa dalam menghadapi proses demokrasi yang selama ini mereka lakoni.

“Kalah itu kalai tidak ikut tanding, atau menang dengan cara curang. Karena politik menang kalah adalah biasa. Kami baik-baik saja happy, dan happysaja,” ungkap SYL. (*)