Dewan Soroti Pembangunan Relokasi PKL di Swiss Enrekang

oleh

MACCA.NEWS- Bangunan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Wilayah Sungai Saddang yang dikenal dengan sebutan kawasan SWISS Kota Enrekang hingga saat belum terpakai

Bangunan tersebut telah menghabiskan anggaran Rp 434 juta dari APBN tersebut telah dibangun sejak Oktober 2018 lalu.

Berbagai fasilitas umum seperti toilet, dan listrik serta tanggul masih dalam pengerjaan.

Demi menyelasaikan bangunan tersebut, Pemda kabupaten Enrekang kembali menganggarkan Rp 125 juta dari APBD 2019.

“Pembangunan ini sangat mubassir, bangunan ini harus dipikirkan bagaimana dirasakan oleh masyarakat, bukan diperuntukkan sebagai alat mencapai Adipura. Terminal saja yanv ada di seputaran Swiss tidak termanfaatkan, padahal menggunakan APBN, apalagi mau bangun relokasi PKL disana,” kata anggota DPRD Kabupaten Enrekang Andi Hendra, Kamis (11/7/2019).

Andi Hendra menambahkan seharusnya pemerintah daerah lebih memfokuskan pembenahan PKL di wilayah Batili ketimbang membangun relokasi PKL di Swiss. Sebab kawasan tanggul Batili sudah dikenal sejak puluhan tahun sebagai kawasan kuliner kota Enrekang.

“Relokasi PKL di tanggul Batili juga tidak maksimal. Kalau Pemda kabupaten Enrekang fokus membenahi PKL yang berada di wilayah Batili itu lebih baik. Cukup PKL yang ada di Batili difokuskan dibenahi, bukan di Swiss sana, kentara permainan anggaran terjadi,” jelas Andi Hendra. (*)