Pasca Tawuran Mahasiswa di Unismuh, IMM Makassar Imbau Jangan Terprovokasi Isu Kedaerahan

oleh

MACCA.NEWS – Keributan antara daerah terjadi lagi di Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar.

Kericuhan yang melibatkan kelompok mahasiswa ini terjadi sekitar pukul 14.00, Selasa (9/7/2019).

Tawuran antar mahasiswa ini tentu mengundang keprihatinan dari kalangan manapun, termasuk Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Makassar.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) IMM Kota Makassar Anriadi menilai kasus tawuran antar mahasiswa bukanlah karakter dan identitas mahasiswa yang sebenarnya.

Pihaknya menyebut bahwa mahasiswa tugasnya adalah akademik dan organisasi bukan malah saling melukai dan merugikan berbagai pihak.

“Konflik antar mahasiswa memang sungguh memprihatinkan, seharusnya mahasiswa sibuk dengan kegiatan akademik dan juga organisasi bukan malah melakukan tiddakan anarkisme. Mahasiswa harus sadar tugasnya sebagai agent of change dan social control di masyarakat. Konflik ini tentu mencemarkan nama baik mahasiswa di masyarakat sebagai kaum intelektual dan penyambung suara rakyat,” ungkap Anriadi kepada Media.

Dengan demikian, Anriadi yang juga Alumni UNM ini berharap seluruh elemen mahasiswa agar mampu menjaga kedamaian dan tidak terpancing dengan issu konflik kedaerahan serta kelompok yang bisa merugikan

“Oleh karena itu kami mengajak kepada seluruh kader IMM, lembaga internal dan eksternal juga seluruh mahasiswa agar menjaga kedamaian dan tidak terprofokasi dengan issu-issu konflik kedaerahan serta klompok yg tntu merugikan banyak pihak,” harapnya.

Selanjutnya Anriadi berharap kasus ini tidak terulang lagi dikemudian hari.

Diketahui, kejadian ini dipicu akibat kelompok mahasiswa berujung pengrusakan kendaraan dan saling serang dengan menggunakan batu, busur dan senjata tajam lainnya di tanjung bayang, kelurahan tanjung merdeka, Kota Makassar, Minggu (7/7/2019) lalu. (*)