Sesmenko Kemaritiman Survei Lokasi di Bulukumba

oleh

 

MACCA NEWS,- Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) Bidang Kemaritiman, Agus Purwoto, Sabtu (20/7) sore kemarin mengunjungi Kabupaten Bulukumba dalam rangka melakukan survei lokasi terkait rencana pelaksanaan kegiatan Spice Road Connection Indonesia (SRCI) yang akan dilaksanakan di “Butta Pabrita Lopi” Bulukumba pada September 2019 mendatang.

Agus Purwoto dan rombongan tiba di Kabupaten Bulukumba diterima langsung Bupati AM Sukri Sappewali, bersama Kadis Perikanan Alfian, Kadis Perhubungan HA.Kurniady, Kadis Infokom Rudi Ramlan, Kadis Pariwisata, Ali Saleng, Kabag Humas dan Protokol Dedy Rahmadi, Ketua KSP. Berkat HA.Makkasau Karaeng Lompo, Ketua Orari Lokal Bulukumba H.Patudangi Azis bersama pengurus dan anggota Orari di rumah jabatan bupati.

Usai dijamu makan siang, Agus Purwoto dan rombongan meninjau beberapa titik lokasi, diantaranya Pelabuhan Leppe’e, lokasi pembuatan perahu di Tanah Beru, Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Bontobahari dan Tanjung Bira.

Di setiap lokasi kunjungan, mantan Danlatamal VIII Manado ini berbincang dengan warga, baik nelayan maupun para pengusaha kapal perahu. Pada kunjungannya ini, Agus Purwoto didampingi oleh Pelindo Makassar, Bambang dan peneliti asal Jerman L
Prof. Horst H Liebner.

Sementara Bupati AM Sukri Sappewali juga didampingi oleh para pejabat Pemda Bulukumba, komunitas ORARI Bulukumba dan Indonesian Offroad Federation (IOF) Bulukumba.

Meski hanya beberapa titik, Agus Purwoto mengaku terkesan melihat Kabupaten Bulukumba. Menurutnya Bulukumba sangat potensial untuk dikembangkan.

“Kita mapping dulu apa yang bisa dikembangkan, apakah potensi perikanannya dan pelabuhannya, rumput lautnya, termasuk hal-hal unik seperti pembangunan kapal Pinisi secara tradisional,” kata purnawirawan TNI AL berpangkat Laksamana Muda.

Setelah dirinya berbincang dengan bupati Andi Sukri menurutnya ada ide menarik untuk dilakukan, bagaimana jika pembangunan Pinisi itu dilakukan untuk memberikan pelatihan-pelatihan dasar bahari untuk para siswa-siswa sekolah pelaut di Indonesia.

Maksudnya bahwa semangat bahari itu adalah Pinisi. Mungkin kapalnya tidak sebesar Dewa Ruci, namun paling tidak Pinisi itu menjadi pembelajaran untuk menjiwai bahari itu sendiri.

Adapun kegiatan Spice Road Connection Indonesia (SRCI) yang akan dilaksanakan di Bulukumba bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat kemaritiman, bahwa dulu rempah-rempah yang ada di Indonesia dapat tersebar melalui jalur maritim, baik antar wilayah di nusantara, maupun ke luar negeri.

“Mengenai kegiatan SRCI yang akan dilakukan tidak hanya rempahnya, tapi terkait juga alat pembawanya, itulah kenapa kita memilih Bulukumba karena ternyata Pinisi dibuat di sini yang pada zaman dulu sebagai armada pembawa rempah,” ungkap Agus Purwoto.

Rencananya kegiatan SRCI yang melibatkan berbagai pihak ini, terdiri dari beberapa kegiatan, seperti perkemahan Siaga Bencana di Tanjung Bira, trip Offroad ke jalur rempah, dan workshop kemaritiman.

Menyikapi hal itu, Bupati AM Sukri Sappewali mengapresiasi sekaligus berterima kasih dipilihnya Kabupaten Bulukumba sebagai tuan rumah. Bupati berharap jadwalnya nanti berbarengan dengan agenda Festival Pinisi pada September mendatang.

“Ini bagus, supaya di bulan September nanti banyak rangkaian kegiatan yang dilakukan, sehingga banyak kunjungan ke Bulukumba,” kata Andi Sukri.- Suaedy.-