F8 di Ambil Alih Swasta, Masyarakat Sambut Baik Pelaksanaanya

oleh
Perayaan F8 yang berlangsung di Anjungan Pantai Losari

Masyarakat kota Makassar menyambut baik kabar pelaksanaan Even F8 yang digelar Oktober mendatang. Karena, sebagian, warga menilai, penalaran tersebut, merupakan pesta hiburan murah meriah bagi rakyat menengah.

“Saya sendiri senang, artinya perayaan F8, bakal jadi digelar, sempat kecewa rasanya mendapat berita, bahwa memimallisirkan anggaran dan tidak akan melaksanakannya untuk tahu ini”, kata Nurul salah satu warga Blok Vlll, Perumnas Antang, Rabu(14/08/2019).

Ia mengatakan, keputusan Pemkot sangat bijaksana dengan menyerahkan penyelenggaraan F8 ke pihak swasta. Menurutnya, event yang berskala nasional dan telah masuk dalam kalender nasional kementrian pariwisata Indonesia, harus tetap diselenggarakan.

Lebih lanjut, acara itu sudah tiga kali gelar, sudah menjadi ikon Makassar. Dia mengungkapkan, jika agenda tahunan yang rutin itu tidak jadi digelar, maka akan sangat memalukan.

Dirinya mengungkapkan, bila sungguh acaranya tak terselenggara, maka adat yang siri na pacce pasti dipertanyakan.

“Tidak sesuai ada ketimuran yang selama ini dipegang warga Makassar, kita sudah gelar itu acara, setiap dilaksanakan selalu berhasil, kenapa pas berhasil malah tidak diadakan”, ungkap Mahasiswi, semester Vll, salah satu universitas di Makassar.

Selaras dengan Nurul, hal sama dirasakan oleh Lany salah satu penjual makanan ditepi pantai Losari. Penjual kuliner itu menyebutkan, membawa keberkahan tersendiri bagi penggiat UKM.

Ia menjelaskan, perputaran ekonomi saat ada F8 terus berlanjut sampai kegiatan berakhir. Bahkan banyak yang memperoleh keuntungan berlipat.

“Yah walaupun tahun ini mungkin F8 tidak dilaksanakan di Anjungan Pantai Losari, tapi semoga ada dampak ke kita dan membawa rezki tersendiri”, tuturnya.

Diketahui pelaksanaan F8 tahun sebelumnya berbeda dengan tahun ini. Pelaksana event F8 diambil pihak swasta yaitu PT. Festival Delapan Indonesia. (Nur)