Pansus Tegaskan tak Ada Penolakan Rekomendasi Hak Angket dari Pimpinan DPRD

oleh

MACCA.NEWS- Jelang paripurna hasil atau rekomendasi hak angket DPRD Sulsel terhadap kebijakan Gubernur dan wakil Sulsel yang diduga melanggar undang-undang beberapa kabar bermunculan. Salahsatunya kabar penolakan rekomendasi pansus hak angket DPRD Sulsel dari pimpinan DPRD.

Anggota pansus DPRD Sulsel, Fahruddin Rangga menyebutkan penolakan dari pimpinan DPRD terhadap rekomendasi pansus hanya sebatas kabar yang ingin melemahkan kerja pansus selama penyelidikan.

“Yang pasti kabar itu tidak benar (penolakan rekomendasi pansus),” kata Fahruddin Rangga, Rabu (21/8).

Bahkan pada rapat paripurna hak angket DPRD Sulsel, Jumat mendatang. kabar yang diperoleh macca.news, jika pendukung Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah akan menurunkan massa yang banyak untuk menduduki kantor DPRD Sulsel. Bagi Fahruddin Rangga itu bukan maslah dan tidak menyurutkan paripurna pembacaan rekomendasi dari pansus hak angket.

“Gak masalah massanya banyak, asal jangan memaksakan kehendak,” tambah Fahruddin Rangga.

Sementara Direktur Profetik Isntitute, M.Asaratillah keberadaan massa bayaran dari pihak Gubernur Sulsel membubar paksakan para HMI Bandko SulSelBar di kantor DPRD Sulsel Senin beberapa hari lalu adalah hal yang memalukan yang mana hal tersebut mencederai demokrasi.

“Kalau betul ada massa bayaran, maka itu akan menciderai demokrasi. Sebab, mengatasnamakan aspirasi rakyat, tetapi ternyata hanya menjadi corong dari aspirasi beberapa oknum yang berkepentingan,” kata M.Asaratillah. (*)