PSI Nilai Pemakzulan Gubernur Berlebihan, Pakar: Pemakzulan Wajar Saja Karena ada Temuan

oleh
Muh.Fadli Noor bersama Nurdin Abdullah

MACCA.NEWS- Salah satu partai pendukung pasangan Gubernur dan wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) di Pilgub Sulsel 2018 lalu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan, angkat bicara terkait rekomendasi pemakzulan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dari Pansus Hak Angket DPRD Sulsel.

Ketua PSI Sulsel Muhammad Fadli Noor Fadli mengatakan sidang Pansus tidak mampuh membuktikan sedikit pun pelanggaran UU sehingga rekomendasi pemakzulan terkesan dipaksakan.

“Rekomendasi pemakzulan sangat terkesan dipaksakan. DPRD Sulsel mesti rasional, bijak, dan berpikir untuk kondusifitas Sulsel dalam menyikapi rekomendasi Pansus angket yang kontroversial,” ungkap Fadli, Minggu (18/8/2019).

Direktur Profetik Isntitute, M.Asaratillah menanggapi rekasi ketua PSI Sulsel adalah pernyataan yang lumrah sebagai pihak partai pendukung.

“Bagi saya, memberikan respon apapun kepada hasil sidang pansus hak angket, selama memiliki basis argumentasi adalah hal yang lumrah. Pasti ada yang pro maupun yang kontra,” kata M.Asaratillah.

M.Asaratillah menilai rekomendasi yang dikeluarkan oleh pansus hak angket DPRD Sulsel termasuk jika pemakzulan berdasarkan fakta-fakta persidangan atau penyelidikan dalam pansus.

“Tetapi kita perlu memberikan kepercayaan kepada pansus hak angket untuk merumus
rekomendasi-rekomendasinya. Kalaupun memang ada rekomendasi pemakzulan, itu adalah hal yang wajar-wajar saja, karena pansus juga berasas pada temuan-temuan yang ada,” ungkapnya.

“Lagipula, rekomendasi pemakzulan mesti melaui saringan di MA pula. Kalaupun MA menolak, saya rasa itu tidak akan menurunkan marwah DPRD, justru akan memperlihatkan berfungsinya mekanisme check and balance kekuasaan dalam politik kita,” jelasnya.

Untuk hasil pemilihan legislatif beberapa waktu lalu, PSI tak mampu meraih satu kursipun untuk DPRD Sulsel termasuk putra Gubernur Nurdin Abdullah gagal lolos untuk DPRD Sulsel untuk masa jabatan 2019-2024 dari PSI. (*)