Gagal jabat Pimpinan DPRD, Rachmad Saleh Diminta tak Mengutamakan Hasrat Politiknya

oleh
Kantor DPRD kabupaten Enrekang

MACCA.NEWS- Terpilihnya, Idris Sadik menjadi ketua DPRD Kabupaten Enrekang untuk masa jabatan 2019-2024 telah membuktikan jika partai Golkar memprioritaskan kesenioran mendudukkan kadernya menjadi ketua DPRD.

“Terpilihnya pak Idris Sadik bukti jika partai Golkar dewasa menjalankan aturannya. Mengutamakan senior, memilih pimpinan DPRD yang memang sudah berpengalaman dan teruji,” kata salah satu pemuda peduli demokrasi kabupaten Enrekang, Wawan Poernama, Selasa (17/9).

Sebelumnya, Nama anggota Fraksi Golkar kabupaten Enrekang, Rachmad Saleh yang juga merupakan orang dekat Bupati Enrekang, Muslimin Bando terkesan ambisi merebut kursi ketua DPRD kabupaten Enrekang. Namun dirinya masih tercatat kader baru di partai berlambang pohon Beringin tersebut.

“Dekat dengan pemegang kekuasaan tertinggi (Bupati) bukan jaminan untuk Rachmad Saleh mencapai target politiknya. Seharusnya Rachmad Saleh bersyukur sudah terpilih menjadi anggota DPRD, dan seharusnya Rachmad Saleh menghargai proses di internal partainya. Bukan untuk mendahulukan hasrat politiknya, melainkan berbuat untuk masyarakat melalui DPRD itu jauh lebih baik,” terangnya. (*)