Isu Pemberhentian Honorer di Enrekang Menakutkan Warga, Pemuda: Wakil Bupati Harus Paham Pemerintahan

oleh
Wakil Bupati Enrekang, Asman, SE

MACCA.NEWS- Rencana pemberhentian tenaga honorer di kabupaten Enrekang yang dilontarkan oleh Wakil Bupati Enrekang, Asman terus mendapat kecamatan dari berbagai kalangan di kabupaten Enrekang. Pemberhentian honorer tersebut, Menurut Asman adalah hal yang membebankan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Enrekang.

Maka dari itu, pemerhati pemerintahan Kabupaten Enrekang, Ridwan menyebutkan wakil Bupati Enrekang, Asman perlu belajar banyak dalam mengelola pemerintahan.

Diapun menyebutkan pengalaman, Asman sebagai mantan legislator nyaris tidak ada dalam menjalankan tugas kontrolnya. Semenjak menjabat wakil Bupati mendampingi Bupati, Muslimin Bando seakan, Asman tidak memberikan kontribusi untuk kemajuan kabupaten Enrekang yang dikenal sebagai daerah penghasil sayur-sayuran itu.

“Pemerintah harus menciptakan solusi, bukan menghilangkan tenaga honorer, bukan menyebutkan sebgai beban APBD. Pemerintah daerah kabupaten Enrekang harus melihat kinerja mereka apa sebanding dengan gaji yang kecil yang diterima sekali dalam tiga bulan,” Kata Ridwan, Senin (23/9/2019).

Bahkan, Ridwan berharap pemerintah daerah kabupaten Enrekang memanfaatkan potensi yang dimiliki daerah seperti tempat wisata, perkebunan berbasis agro wisata dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Yang menjadi beben itu aset daerah yang tidak termanfaatkan mendongkrak PAD. Seperti objek wisata tidak terawat, taman bermain kota yang tidak termanfaatkan. Yang paling parah terminal angkutan umum yang mana tidak ada di kota Enrekang. Ini yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah,” pungkasnya. (*)