Terbukti, Wakil Bupati Adu Domba Rakyatnya

oleh

MACCA.NEWS- MAS’UD Kepala Desa Persiapan Talawe, di kediamannya Sabtu malam kepada sejumlah wartawan yang mengunjunginya, menyatakan dengan tegas, Bupati Sidrap Dollah Mando, terbukti telah mengadu domba rakyat Sidrap, dengan cara membiarkan orang-orangnya berdemo di Polres Sidrap atas nama masyarakat Desa Persiapan Talawe.

Seperti diberitakan sejumlah media Jumat kemarin, puluhan orang yang mengatasnamakan masyarakat Desa Persiapan Talawe dipimpin oleh Haeruddin Halim warga desa Bulo mantan juru bicara Dollah Mando, mendatangi Polres Sidrap untuk mendesak Polres Sidrap menjaga ketenangan masyarakat di Desa Persiapan Talawe. “Mereka meminta saya berdamai dengan Arifin Lattu dan kelompok preman penyerang Kantor Desa Talawe tiga minggu lalu. Salah satu di antara preman itu bernama Adam, sudah jadi tersangka tindak kekerasan oleh Polisi di Sidrap,” ungkap Mas’ud.

Diungkapkan oleh Mas’ud, yang berdemo atau demonstran di Polres Sidrap itu, jumlahnya sekitar 25-30 orang. Mayoritas orang luar atau bukan masyarakat Desa Persiapan Talawe, tetapi orang-orang yang dikenal dekat dengan Bupati Dollah Mando. Seperti Haerudin Halim mantan Jubir Dollah Mando asal desa Bulo yang memimpin aksi demo itu.

“Lalu ada Chaerul Ruslan juga mantan Jubir Dollah Mando, terus ada H Landadi donatur Dollah Mando dan disebut sebagai orang ring satunya Dollah Mando. Kemudian ada Ahmad Jafar juga mantan Jubir Dollah Mando, ditambah aktivis LSM pendukung Dollah Mando,” tutur Mas’ud yang didampingi pengacaranya Sari Juwita Mustafa.

Bupati Sidrap, kata Mas’ud melanjutkan penjelasannya, seharusnya mendukung Polisi yang sedang menegakkan Hukum dengan menindaki para pelaku kekerasan di Kantor Desa Persiapan Talawe, dan mengungjungi warganya di Desa Persiapan Talawe.

“Ini, malah Bupati Sidrap Dollah Mando melakukan pembiaran pada orang-orangnya untuk melakukan demo atas nama masyarakat Talawe di Polres Sidrap yang saya ketahui, meminta Adam salah satu penyerang kantor Desa yang sudah jadi tersangka, untuk tidak ditahan. Ini bukti Dollah Mando sedang mengadu Domba masyarakat Talawe dengan orang-orangnya yang bukan warga Desa Persiapan Talawe,” kata Mas’ud mengungkapkan, kalau masyarakat Desa Persiapan Talawe, sedang marah dengan kasus Demo orang-orang Bupati Sidrap Dollah Mando di Mako Polres Sidrap itu.

Sementara itu, Sari Juwita Mustafa pengacara Mas’ud yang mendatangi Polres Sidrap seusai aksi demo itu, mengungkapkan kalau dirinya mendapatkan penjelasan di kantor Polres, kalau demonstran pimpinan Haerudin Halim itu, menuntut 2 hal, Mas’ud mau berdamai dengan Arifin lattu, dan kedua meminta Adam pelaku tindak kekerasan, tidak ditahan.

“Tetapi Polisi mengaku akan bekerja sesuai aturan yang berlaku. Pelaku lainnya akan selama. Selain Adam, akan segera pelaku lainnya yang akan dijadikan tersangka baru dalam kasus penyerangan kantor desa Talawe itu,” ungkap Sari.

Sari Juwita Mustafa kemudian menyayangkan ketidakmampuan Bupati Sidrap Dollah Mando untuk bertindak bijaksana dalam kasus Talawe dan kasus tindak kekerasan pada rakyat Talawe dari orang luar Talawe.

Padahal, kata Ita pengacara berparas cantik ini, untuk menyelesaikan kasus Talawe ini, Dollah Mando cukup datang ke Talawe bertemu dengan masyarakat Desa Talawe, kemudian meminta maaf atas ketidaknyamanan karena dampak dari kebijakan pergantian Kepala Desa Persiapan Talawe. “Selesai, karena masyarakat Talawe itu pemaaf,” kata Ita.

Terakhir Ita menyarankan Bupati Dollah Mando menghargai Mas’ud yang mau tidak mau harus diakui Bupati sebagai tokoh masyarakat Desa Persiapan Talawe. Karena Mas’ud lahir dan besar awetan menetap di Desa Persiapan Talawe, tau persis Talawe dan mengenal semua penduduk Talawe yang telah dipimpinnya selama 12 tahun.

“Kalau 2 hal itu tidak dilakukan Bupati, saya sependapat dengan banyak orang di Sidrap, bahwa Bupati meninggalkan Bara di Talawe yang sewaktu-waktu bisa menyala dan meledak,” kunci si cantik Sari Juwita Mustafa. (*)