Ekspor Sulawesi Selatan di Bulan Agustus 2019 Mengalami Peningkatan Sebesar 12,47 Persen

oleh

Ekspor Sulawesi Selatan mengalami peningkatan di bulan Agustus dibandingkan bulan Juli 2019. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bulan Agustus tercatat ekspor mencapaian US$ 109,21 juta, mengalami kenaikan 12,47 persen.

Sedangkan, bulan Juli hanya sebesar US$ 97,10 juta. Hal itu, berdampak pada pencapaian Sulsel di bulan Agustus ikut mengalami peningkatan sebanya 9,56 persen.

Kepala BPS Yos Rusdiansyah lima komuditas utama yang di ekspor yaitu nikel; biji-bijian berminyak dan tanaman obat; lak, getah dan damar; besi dan baja; serta garam, belerang dan kapur.

“Komuditas nikel yang paling besar di ekspor dengan 66,34 persen, disusul biji-bijian berminyak dan tanaman obat 9,26 persen, selanjutnya lak, getah dan damar 6,67 persen, besi dan baja 4,31 persen terakhir garam dan belerang 4,05 persen”, paparnya.

Lebih lanjut, komuditas itu dikirim melalui pelabuhan Sulawesi Selatan ke beberapa negara, seperti Jepang, Tiongkok, Australia, Malaysia dan Taiwan. Yang masing-masing porsinya 68,40 persen, 22, 34 persen, 22,34 persen, 2,03 persen, 1,91 persen dan 1,42 persen.

Negara tujuan ekspor paling besar adalah Jepang dengan pencapaian US$ 74, 70 juta, komuditas yang diekspor merupakan nikel sebesar US$ 72,45 juta.

“Jika dibandingkan bulan Agustus tahun 2018 maka nilai ekspor ke jepang mengalami peningkatan 6,39 persen”, tutupnya .(Nur)