SCW Sebut BPD Masih Kurang Memahami Tupoksinya

oleh

 

MACCA, NEWS .- Sulawesi Corruption Watch ( SCW ) sebagai lembaga anti korupsi, dalam waktu dekat akan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) yang dikemas melalui Bimbingan Teknis ( Bimtek ).

Direktur SCW Laode Hardiman didampingi Awal, Bidang Pencegahan Korupsi kepada media ini, menyampaikan, kegiatan Bimtek sambil ngopi bareng bagi ketua dan anggota BPD, rencananya dilaksanakan pada tanggal 16-17 Nop 2019 mendatang di Abbaba Cafe Jalan Lanto Dg Pasewang Bulukumba.

Pada kegiatan itu, kata Laode Hardiman menyebut, pihaknya selaku Direktur SCW akan menghadirkan narasumber dari Dinas PMD, Inspektorat, Bagian Hukum, Kejaksaan Negeri, Bappeda dan SCW sendiri.

Menurutnya, hal tersebut urgen dilaksanakan mengingat masih banyak anggota BPD yang sudah dilantik pada 1 Agustus 2019 lalu, tetapi belum memahami Tugas Pokok dan Fungsinya ( Tupoksi ) nya selaku lembaga pengawas Desa.

” Dari hasil monitoring didapatkan banyak anggota BPD belum menjalankan tugas tugasnya dengan baik, seperti buku administrasi, keterlibatan langsung pada perencanaan, masih minim RPJMDES, RKPDES, APBDES dan lain sebagainya, selain itu porsi anggaran untuk BPD juga sangat minim dibanding Pemerintah Desa yang berdampak pada sikap BPD yang acuh tak acuh dengan tugasnya,” ungkap Direktur SCW Laode Hardiman.

Dengan keterbatasan tersebut, masih kata Laode Hardiman, BPD tidak bekerja maksimal. ” Jadi output dari kegiatan Bimtek ini diharapkan BPD dapat memahami TUPOKSInya, membangun hubungan harmonis dengan kades, pencegahan korupsi dan mendorong Pendapatan Asli Desanya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES),” kata Laode.

Kemudian SCW juga meminta Pemerintah Kabupaten Bulukumba agar memberdayakan civil sociaty lokal yang berkompeten dalam mendorong program program peningkatan kapasitas masyarakat Desa, sehingga output dan outcomenya tepat sasaran dan bermanfaat bagi Bulukumba, dan bukan sekedar menghabiskan anggaran Desa.- Suaedy.-