Wakil Bupati Barru Ir Nasruddin Hadiri Seminar KPU Barru

oleh

MACCA.NEWS- Tahapan Pilkada Barru 2020 di depan mata. Baik KPU, Bawaslu dan pemerintah kabupaten dan aparat keamanan dituntut memaksimalkan persiapan sejak dini, agar pesta demokrasi lokal lima tahunan sekali ini bisa berjalan sukses.

Harapan dan pesan itu, disampaikan Wakil Bupati Barru Ir.H. Nasruddin, M.Si saat menghadiri pembukaan seminar tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati 2020 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Bola Sobae, Selasa (12/11/2019).

“Suksesnya penyelenggaraan Pilkada 2020 adalah berkat persiapan dan pelayanan yang mantap oleh lembaga pelaksana, yaitu KPU, Bawaslu, calon peserta pilkada, para pemilih, aparat keamanan, dan semua unsur pendukung pelaksana pilkada,” terang Wabup Barru.H. Nasruddin yang mewakili Bupati Barru Suardi Saleh, juga menyampaikan jika pihaknya sangat menaruh harapan besar, agar Pilkada di kabupaten tetangga Kota Parepare ini, bisa memperkuat sendi berdemokrasi.

“Saya berharap agar KPU Kabupaten Barru dapat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Semoga keberhasilan penyelenggaraan Pilkada 2020 nantinya dapat memperkokoh sendi kehidupan demokrasi di Kabupaten Barru,” tegas mantan Sekda Barru di depan sejumlah komisioner KPU dan pimpinan parpol.

Turut hadir pada seminar tahapan Pilkada ini, Ketua KPU Sulsel Misnah Attas, Kajari Barru Erwin,SH, Kabag Ops H. Andi Sunra, S.Sos, M.Si, Dandim Mayor Mustam, SIP, Ketua Bawaslu Barru Muh Nur Alim,S.Hi, Ketua KPU Kabupaten Barru Syarifudin H. Ukkas.

Selain itu, kegiatan ini juga mengundang camat, Lurah dan kepala desa Se-Kab.Barru, perwakilan LSM, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta para pimpinan parpol.

Ketua KPU Barru, Syarifudin H.Ukkas mengatakan, di seminar ini juga membahas mengenai syarat bakal calon bupati dan wakil bupati yang ingin maju melalui jalur perseorangan.

“Kami sudah membuat surat keputusan untuk batas dukungan minimal calon perseorangan kurang lebih 12.900 untuk pengumpulan dukungan dalam bentuk Kartu Tanda Penduduk (KTP),” sebutnya.

Sementara untuk pasangan yang maju lewat usungan partai politik, harus mendapatkan dukungan minimal 20% dari suara sah pemilihan legislatif. Begitu pun pihaknya akan mengantisipasi jika ada rekomendasi ganda yang diterbitkan parpol ke kandidat berbeda.