Kunker Komisi E DPRD Sulsel, Di Sambut Walikota Parepare, Taufan Sebut Parepare Butuh Dokter Ahli Saraf

oleh

MACCANEWS.COM, PAREPARE– Kunjungan kerja Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, di Rumah Sakit Regional Hasri Ainun Habibie, di Tonrangeng, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.

Kunjungan itu disambut Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, didampingi Wakil Walikota, Wakil DPRD Parepare, Sekda, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, dr. Muhammad Ichsan Mustari, Kepala SKPD, Camat, Lurah dan jajaran pemerintahan lainnya, Jumat (14/2/2020).

Adapun dalam Kunjungan yang ikut adalah anggota Komisi E DPRD Provinsi Sulsel yang ikut dalam kunjungan kerja tersebut, yakni Ketua Komisi E, Rusdin Tabi (Partai Gerindra), Wakil Ketua I, Arum Spink (Partai Nasdem), Wakil Ketua II, Ingce Langke (Partai Golkar), Andi Mangunsidi Massarappe (Partai Gerindra), Ismail Bachtiar (Partai PKS), Andi Kartini Lolo (Partai PDIP), Fauzi Andi Wawo (Partai PKB), Andi Irwan Natsir (Partai PAN), Haedar Madjid (Partai Demokrat), Komisi E sendiri menangani tiga Dinas yakni Dinas Kesehatan, Pendidikan dan Sosial.

Pada kesempatan itu, Taufan Pawemengatakan, kunker itu menjadi hal yang positif bagi pembangunan RS dr Hasri Ainun Habibie, dan menjadi perhatian tersendiri untuk melihat langsung pembangunan RS Regional ini.

“Saya punya mimpi, sirine ambulance yang dulunya melintas dan menuju Makassar, sekarang saya ingin ambulance itu berhenti di Parepare. Kami ingin Rumah Sakit Regional dr Hasri Ainun Habibie jadi rujukan dan terbaik di utara Sulsel. Karena itu, untuk mewujudkan hal itu, kami butuh bedah ahli saraf,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, dr. Muhammad Ichsan Mustari mengatakan, kebutuhan tenaga medis ahli saraf di Kota Parepare akan menjadi komitmen Dinkes Provinsi bersama IDI Sulsel, agar segera ditindaklanjuti.

“Kita ada komitmen bersama dengan IDI Sulsel untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, dan salah satu yang kita akan dukung bersama hadirnya tenaga medis bidang keahlian saraf, karena penyakit yang menjadi prioritas terjadi dan tercatat ada sebanyak 10 persen kejadian pertahun yakni kecelakaan,” tandasnya.(7ar)