Jadi Percontohan Wilayah Zonasi Pesisir, Komisi II DPRD Kota Bau-bau Lakukan Studi Banding Di Parepare

oleh

MACCANEWS.COM, PAREPARE– Kota Parepare menjadi salah satu kota yang menjadi percontohan zonasi wilayah pesisir.

Hal itu dibuktikan dengan kehadiran Komisi II DPRD Kota Bau Bau yang melakukan kunjungan atau studi banding Rencana Zonasi Wilayah Pesisir (RZWP) di Kota Parepare.

Kunjungan kerja itu diterima Sekkot Iwan Asaad, dan Wakil Ketua DPRD Kota Parepare Rahmat Syamsu Alam di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Rabu (15/7/2020).

Ketua DPRD Bau Bau Zahari mengatakan, kedatangan di Kota Parepare ini dalam rangkaian kajian mengenai penataan kota termasuk daerah pesisir. Karena menurutnya dari segi topografi dan posisi, Kota Parepare sangat hampir sama dengan Kota Bau-bau. Tidak hanya itu, dari sektor jasa maupun perdagangan ternyata sama juga di Parepare.

“Kami dari DPRD Bau Bau berkunjung untuk berdiskusi kira-kira seperti apa zonasi di daerah pesisir yang ada di Parepare. Dan ternyata sudah dijelaskan bahwa Kota Parepare sudah mempunyai perda dan itulah yang kami harapkan, karena Kota Bau-bau sendiri belum punya dan masih sementara menyusul,” ujar Zahari.

Dari hasil konsultasi tambah Ashari, akan menjadi bahan pertimbangan untuk Pemerintah Kota Bau Bau di dalam menyusun perda-perda terkait zonasi daerah pesisir.

Sekkot Parepare Iwan Asaad menjelaskan, kunjungan DPRD Bau Bau ini selain untuk melihat bagaimana program pembangunan yang dilakukan oleh pemkot di wilayah pesisir juga menambah wawasan mereka di Kota Parepare terkait program yang akan dikembangkan di Kota Bau Bau, sehingga model yang ada di Parepare menjadi pertimbangan untuk replikasi ataupun dimodifikasi.

“Tadi kami sudah jelaskan terkait dengan pembangunan yang dimaksud mulai dari beberapa program pemkot yang disinergikan dengan program Pemrov Sulsel di wilayah pesisir, termasuk di dalamnya pemberdayaan masyarakat pesisir terutama kaum perempuan melalui program CCD IFAD yang sekarang merupakan program unggulan Kota Parepare melalui program berdaya srikandi yang masuk dan tembus inovasi 99 TOP Inovasi di Indonesia,” kata Iwan. (7ar)