Masjid Agung Parepare Kini Bisa Terima Sumbangan Non Tunai Dengan Sistem Qris

oleh

MACCANEWS.COM, PAREPARE– Implementasi Smart City di Kota Parepare terus dikembangkan ke berbagai sektor. Kini Pemerintah Kota Parepare tengah mengembangkan pelayanan keagamaan digital khususnya donasi ke masjid berbasis aplikasi online.

Setelah membuka layanan celengan online di Masjid Binalipu, Komplek Kantor Wali Kota Parepare sebagai percontohan, kini dikembangkan ke Masjid Agung Parepare melalui Sumbangan Non Tunai dengan sistem QRIS.

“Sekarang sudah jadi aplikasi sumbangan non tunai untuk Masjid Agung. Jadi masyarakat yang ingin menyumbang ke Masjid Agung bisa secara online, lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya,” ujar Kepala Bagian Kesra Setdako Parepare, Abd Waris Muhiddin, Selasa (21/7/2020).

QRIS memiliki kepanjangan Quick Response Code Indonesian Standard. QRIS adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

“Cara menyumbangnya mudah. Lewat ponsel masyarakat tinggal masuk ke aplikasi Dompet Digital yang dimilikinya, seperti Ovo, Gopay, Link Aja, Dana. Setelah menscan kode dan memasukkan nominal sedekah, sumbangan tersebut akan langsung tertransfer ke rekening Masjid Agung Kota Parepare,” jelas Waris.

Ke depan, kata Waris, Pemkot Parepare menargetkan 197 masjid di Parepare juga menggunakan sistem sumbangan online dengan inisiasi para pengurus masjid.

Sumbangan online di masjid ini adalah ide Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe yang mendorong Parepare menuju Smart City, dan ditindak lanjuti inisiasi oleh Sekda H Iwan Asaad.

Tidak hanya masjid, Iwan Asaad juga mendorong inovasi sama di sektor lainnya seperti transportasi darat angkutan kota, bahkan hingga pembayaran PBB, pedagang di pasar rakyat dan perparkiran.

“Yang saya dorong sekarang pembayaran PBB dan penjual di Pasar Senggol, PKL di Pantai Senggol pinggir laut, bahkan parkir juga bisa diterapkan. Caranya sangat mudah, QRIS hanya dipegang oleh Jukir, lalu setiap pemilik kendaraan scan di situ,” tandas Iwan. (7ar)