Pro Kontra UU Cipta Kerja, SAdAP: DPR Harus Transfaran Kepada Rakyat

oleh

MACCANEWS – Syarifuddin Daeng Punna tokoh masyarakat Sulsel yang ada di Jakarta mengemukakan pandangannya terkait masih terus mengalir munculnya pro dan kontra terkait draft RUU Omnibus Law yang sudah disahkan DPR RI beberapa waktu yang lalu.

Pria yang akrab disapa SAdAP ini mengungkapkan, bahwa kondisi seperti ini merupakan kesalahan yang dilakukan sepenuhnya adalah tanggung jawab DPR RI, sebab tidak adanya transparansi dalam hal pembahasan, bahkan publik beranggapan bahwa ada unsur kesengajaan dari anggota DPR untuk tidak mempublish hal inilah yang memunculkan beragam pandangan, masyarakat kian liar dalam beropini bahkan para pengamat pun ikut menanggapi dengan berbagai pendapat yang berbeda.

“Saya menilai pro dan kontra itu hal biasa namun tidak mesti disikapi secara serius apalagi sampai pada upaya mengacaukan stabilitas politik dan keamanan. Olehnya itu saya harap DPR RI harus terbuka kepada rakyat,” terang SAdAP, Rabu (14/10) via pesan whatsapp.

SAdAP menilai ada kepentingan terselubung dibalik kisruh yang terjadi beberapa hari ini khususnya di Jakarta hingga terjadinya penjarahan dibeberapa lokasi dan itu sangat disayangkan, para provokator melakukan aksinya tanpa melihat lagi kepentingan kedaulatan negara.

“Saya berharap masysrakat dapat bergandengan tangan kembali, tolonglah agar tetap sabar sambil menunggu anggota DPR kita baik yang ada di kabupaten/kota, provinsi hingga pusat untuk mengklarifikasinya, bila tidak ada itikad baik dari para dewan terhormat maka masalah ini akan berlarut larut dan masyarakat jadi korban, yakin dan percaya pemerintah akan tetap melakukan yang terbaik untuk Bangsa dan negara,” tutup SAdAP. (*)