Macron Lecehkan Islam, SAdAP Minta Warga Makassar Jaga Kerukunan Ummat Beragama

oleh

MAKASSAR – Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan tokoh, bukan hanya dari pemerintah Indonesia tapi eks kandidat calon Walikota Makassar, Syarifuddin Daeng Punna (SAdAP) turut menyampaikan kekesalannya.

Bagaimana tidak, reaksi dari semua umat beragama yang tidak simpati dengan pernyataan tersebut sehingga menimbulkan kegaduhan dimana mana.

SAdAP berkomentar ini terkait masalah keummatan, dimana khususnya di Kota Makassar masyarakatnya hidup saling berdampingan.

“Dengan adanya gejolak yang muncul akibat pernyataan presiden Prancis maka saya berharap agar kita tetap saling menjaga keharmonisan yang sudah terbangun dengan baik selama ini di kota makassar yang kita cintai bersama,” terang SAdAP, kemarin.

Pernyataan Emmanuel Macron jelas menyayat hati umat Islam di dunia, bukan hanya agama Islam juga yang beragama lain tentu akan mengecam sebab hal ini sangat mengganggu ketentraman hidup antar umat beragama.

“Pesan saya agar kita semua bisa saling menjaga dan tidak terprovokasi, dan ajak semua pihak untuk tetap berpedoman pada ajaran agamanya masing masing, jangan terobsesi dengan apa yang terjadi di prancis karena kita di indonesia memegang prinsip untuk saling menghormati, mengayomi dan menyayangi,” terang SAdAP.

SAdAP mengimbau kepada seluruh warga Kota Makassar untuk tetap menjaga harominasi kekurukunan beragama.

“Kita orang beragama. Jangan terbawa emosi atas ulah presiden Prancis. Mariki sama-sama jaga Kota Makassar yang kita cintai ini,” pungkas SAdAP. (*)