Fatmawati Rusdi: Cegah Covid-19 Dengan Sistem Pencegahan Dini dari Komunitas Terkecil

oleh

MAKASSAR – Calon Wakil Wali Kota Makassar Nomor 1 Fatmawati Rusdi mengatakan, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Makassar, butuh tindakan pencegahan yang masif.

Jika dipercaya memimpin Kota Makassar, pasangan ADAMA akan mengaktifkan sistem pencegahan dini dari komunitas terkecil. Mulai dari keluarga, lorong-lorong, dan ekosistem RT dan RW.

Fatma mengatakan, ADAMA punya program peningkatan kesehatan dan perbaikan ekonomi di tengah pandemi. “Program 3M dan 3T harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat,” ungkap Fatma.

Calon Wali Kota Makassar Nomor urut 1 Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku akan memaksimalkan local influencer atau Ketua RT dan Ketua RW di Kota Makassar.

Untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya vaksin Covid-19.

Menurut Danny, hal ini penting dilakukan. Agar kasus penolakan rapid test dan swab test tidak lagi terjadi di Kota Makassar.

“Persoalan Covid-19 bukan hanya penyakitnya. Masyarakat awam masih banyak yang kurang paham,” ungkap Danny saat debat terakhir Pilkada Makassar, Jumat (4/11/2020).

Danny mengatakan, Covid-19 tidak hanya masalah warga Makassar. Tapi sudah menjadi pandemi dunia. Masalah besar di seluruh dunia.

“Maka pelibatan seluruh local influencer sangat penting,” katanya.

Jika diamanahkan menjadi komandan di Kota Makassar, Danny akan mengajak Ketua RT, Ketua RW, Penasehat Wali Kota, Tokoh Agama, dan tokoh masyarakat.

Agar program vaksinasi Covid-19 dapat diterima semua masyarakat. Vaksin harus menjadi kebutuhan. Bukan menimbulkan ketakutan.

“Ini adalah gerakan masyarakat dunia. Penerimaan masyarakat terhadap vaksin adalah bagian dari keberhasilan program pemerintah,” ujarnya.

Terkait siapa yang paling pertama mendapatkan vaksin, menurut Danny, adalah orang yang paling rentan terapapar Covid-19.

Ketua RT dan Ketua RW harus mendeteksi setiap lingkungan tempat tinggalnya. Kemudian melaporkan kepada satuan tugas.

“Bukan dari Wali Kota atau elit yang lebih dahulu. Tapi rakyat yang paling membutuhkan,” katanya.

Danny juga terus berkomitmen untuk membagikan masker kepada warga. Menghimbau warga menerapkan protokol kesehatan.

“Menjaga jarak dan rajin cuci tangan,” katanya. (*)